Putus Mata Rantai Covid-19, Ojol Sukabumi Dipasangi Sparator

Rabu, 1 Juli 2020 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Grab Sukabumi melaunching inovasi fitur layanan angkutan penumpang steril dalam menyambut Adaptasi Kebiasaan baru (AKB) atau new normal. Inovasi yang diberi nama Grab Bike dan Grab Car Protek itu mendapatkan dukungan penuh Pemerintah Kota Sukabumi.

Launching inovasi terbaru Grab itu dilakukan di Aula Dinas Kesehatan Kota Sukabumi dihadiri langsung Sekertaris Dinas Kesehatan Kota Sukabumi dan perwakilan dari Dinas Perhubungan Kota Sukabumi.

Head City Grab Sukabumi Cianjur, Achmad Munir mengatakan, tujuan peluncuran layanan baru tersebut yakni untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 dan meningkatkan keamanan dan kebersihan yang tentunya bisa dinikmati oleh masyarakat Sukabumi.

“Adapun perbedaan layanan ini dilengkapi dengan adanya separator untuk kendaraan mitra baik bagi grab bike dan Grab Car,” ujarnya.

Munir menjelaskan, peluncuran grabprotek ini ditunjang dengan pelatihan rutin untuk para driver agar tetap memenuhi standar protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

“Jadi untuk mendapatkan layanan grab protek ini driver harus mengikuti pelatihan dan datang ke pos sterilisasi minimal seminggu sekali dan harus mematuhi protokol kesehatan,”jelasnya.

Munir mengungkapkan, untuk Sukabumi, management Grab sudah meluncurkan 100 mitra grab bike Protek dan 100 mitra grabcar Protek. Jumlah tersebut akan terus diperbanyak mengikuti kondisi dan permintaan pengguna layanan.

“Kita akan melihat perkembangan dan kebutuhan masyarakat apakah mencukupi atau tidak. Jika kebutuhan meningkat akan kita tambahkan,”ungkapnya.

Munir menuturkan, saat ini fitur layanan grab protek sudah bisa di akses masyarakat secara mudah. Biazlya pengguna fitur layanan itu tidak jauh berbeda dengan fitur grabbike ataupun grabcar pada umumnya.

“Selisih grab bike Protek dengan grab bike biasa hanya Rp 1 ribu sedangkan grab car protek Rp 5 ribu. Disini kami utamakan pelayanan bagi konsumen. Hanya dengan selisih Rp 1 ribu penumpang sudah dijamin aman, bersih dan dilayani driver terlatih,”pungkasnya.

Reporter: Riki Rahardian || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat
Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar
Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 
DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali
DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu
Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional
Jelang Musda MUI 2026, Diaga Muda Indonesia Sukabumi Raya Serukan Ukhuwah Islamiyah
BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:28 WIB

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat

Senin, 20 Juli 2026 - 15:47 WIB

Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 

Senin, 20 Juli 2026 - 12:05 WIB

DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:11 WIB

DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:22 WIB

Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional

Berita Terbaru