Tak Biarkan Sendirian! DP3A Sukabumi Kawal Siswi Diduga Diperlakukan Tak Pantas saat PKL ke Polisi

Selasa, 15 September 2026 - 13:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

‎JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi, tidak tinggal diam, langsung bergerak cepat menangani kasus dugaan perlakuan tidak pantas yang menimpa siswi Praktik Kerja Lapangan (PKL) di lingkungan dinas di Pemkab Sukabumi.

‎Korban yang merupakan siswi kelas 11 dari salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sukabumi asal Kecamatan Cibadak tersebut diduga mengalami tindakan tidak pantas dari salah satu oknum pejabat senior di instansi tempatnya magang. Saat ini kasus tersebut sedang dalam penanganan pihak Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi untuk proses hukum lebih lanjut.

‎Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi mengatakan, bahwa pihaknya langsung menelusuri kabar tersebut, sesaat setelah menerima informasi pertama kali pada Minggu (13/09/2026). Tim DP3A melalui UPTD PPA Wilayah Sukabumi kemudian menerjunkan personel untuk mendampingi korban ke rumahnya.

‎”Sejak menerima informasi pada 13 September, kami langsung bergerak melakukan penelusuran. Selanjutnya, Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) melaksanakan asesmen awal serta mendampingi korban saat pemeriksaan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh tim Unit PPA Polres Sukabumi pada Senin malam (14/9/2026) pukul 20.00 hingga 23.00 WIB,” ujar Agus Sanusi dalam keterangan yang diterima jurnalsukabumi.com, pada Selasa (15/09/2026).

‎Guna memulihkan kondisi mental psikis korban, DP3A Kabupaten Sukabumi memberikan pendampingan psikologis secara berkelanjutan mulai Selasa (15/9/2026).

‎Agus menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang mencoreng dunia pendidikan dan instansi pemerintahan tersebut. Ia menegaskan perlindungan terhadap anak harus menjadi prioritas utama seluruh elemen masyarakat.

‎”DP3A sangat prihatin dengan kejadian ini. Mudah-mudahan tidak ada lagi kejadian serupa di masa mendatang. Anak-anak adalah masa depan bangsa yang wajib kita jaga dan lindungi bersama,” tandasnya.

‎Reporter: Idris Andriansah | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Sengketa Lahan Eks HGU PT AJA, Tokoh Palabuhanratu Penuhi Undangan Klarifikasi Polisi
Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Kejari Kabupaten Sukabumi Cermati Temuan BPK: Abaikan Rekomendasi Berisiko Pidana
Satgas Yonarmed 13 Amankan 160 Slop Rokok Ilegal di Perbatasan
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Dugaan Asusila Anak di Ujunggenteng, Polisi Tetapkan Tetangga Korban sebagai Tersangka
HUT ke-81 TNI: Rumkitban Pangrango Sukabumi Gelar Baksos Kesehatan dan Pengobatan Gratis
Uang Rp34,9 Juta Raib di Parungkuda, Diduga Digasak Pelaku Modus Gembos Ban

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Sengketa Lahan Eks HGU PT AJA, Tokoh Palabuhanratu Penuhi Undangan Klarifikasi Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Kejari Kabupaten Sukabumi Cermati Temuan BPK: Abaikan Rekomendasi Berisiko Pidana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Satgas Yonarmed 13 Amankan 160 Slop Rokok Ilegal di Perbatasan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Berita Terbaru