JURNALSUKABUMI.COM – Warga dan pihak yang memiliki hubungan dengan DPRD Kabupaten Sukabumi diminta waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Subkor Humas dan Protokol pada Sekretariat DPRD Kabupaten Sukabumi, Irfan Farihin.
Nama dan foto Irfan Farihin disebut telah digunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menghubungi seseorang melalui WhatsApp. Pelaku berpura-pura sebagai Irfan, kemudian menjalankan modus dengan meminta bantuan uang atau transfer.
Irfan Farihin mengingatkan masyarakat agar tidak langsung percaya ketika menerima pesan dari nomor tidak dikenal yang menggunakan foto atau nama dirinya maupun pihak lain di lingkungan DPRD Kabupaten Sukabumi.
Nomor WhatsApp yang digunakan dalam modus tersebut yakni +62 822-9037-2249. Nomor tersebut bukan merupakan kontak resmi Irfan Farihin.
Modus seperti ini perlu diwaspadai karena pelaku memanfaatkan identitas seseorang untuk membangun kepercayaan calon korban. Setelah komunikasi terjalin, pelaku kemudian mengarahkan korban untuk memberikan bantuan berupa uang.
Sejumlah ciri yang perlu diperhatikan masyarakat di antaranya penggunaan foto orang lain, komunikasi melalui nomor yang tidak dikenal atau bukan kontak resmi, mengaku sebagai Irfan Farihin atau pihak terkait dengan instansi, hingga meminta bantuan uang maupun transfer.
Karena itu, masyarakat diminta tidak terburu-buru menanggapi permintaan tersebut. Jika mendapatkan pesan mencurigakan, langkah paling aman adalah melakukan konfirmasi melalui kontak resmi atau pihak yang benar-benar dikenal.
Irfan juga mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan data pribadi maupun melakukan transfer kepada nomor yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Pesan peringatan tersebut juga disampaikan setelah muncul percakapan WhatsApp yang memperlihatkan seseorang menghubungi pihak lain dengan sapaan seolah-olah merupakan komunikasi pribadi.
Dalam percakapan tersebut, pengirim membuka komunikasi dengan salam dan kemudian menanyakan kondisi penerima pesan. Pola komunikasi semacam itu dapat menjadi upaya awal pelaku untuk membangun kedekatan sebelum menyampaikan permintaan tertentu.
Masyarakat diimbau tidak mudah tergiur dan tetap melakukan pengecekan identitas sebelum memenuhi permintaan apa pun yang berkaitan dengan uang.
Jika menerima pesan dengan nama dan foto Irfan Farihin dari nomor yang berbeda, masyarakat diminta tidak langsung percaya.
“HOAX! HATI-HATI PENIPU MENGATASNAMAKAN Irfan Farihin (Bukan Kontak Resmi),” demikian peringatan yang disampaikan.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan











