Air Bersih Jadi Kebutuhan Mendesak, KNPI Bantargadung Bantu Warga Terdampak Kekeringan

Senin, 14 September 2026 - 19:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kekeringan mulai dirasakan warga di wilayah perbatasan Kecamatan Bantargadung dan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Di tengah kondisi tersebut, DPK KNPI Bantargadung turun langsung membantu warga dengan mendistribusikan air bersih.

Ketua DPK KNPI Bantargadung, Doni Damara, mengatakan bantuan air bersih tersebut menyasar warga di dua wilayah yang secara administratif berbeda, namun lokasinya saling berbatasan.

“Untuk wilayah Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, diperkirakan satu RT dengan 46 KK membutuhkan distribusi air bersih. Sementara di Kecamatan Palabuhanratu, tepatnya wilayah Pasir Suren, ada sekitar 32 KK yang akan mendapatkan distribusi,” ujar Doni.

Menurutnya, kondisi kekeringan membuat kebutuhan air bersih menjadi persoalan serius bagi masyarakat. Karena itu, pemuda melalui KNPI Bantargadung berupaya mengambil peran dengan membantu memenuhi kebutuhan dasar warga.

Dalam aksi tersebut, sebanyak 8.000 liter air bersih disiapkan untuk didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak.

Doni menyebut lokasi penerima bantuan berada di dua kampung dan desa yang berbeda, tetapi secara geografis berada di wilayah yang berdekatan dan berbatasan.

“Kita melihat kondisi di lapangan memang membutuhkan perhatian. Meski beda wilayah administrasi, masyarakatnya sama-sama merasakan dampak kekeringan,” katanya.

Bagi KNPI Bantargadung, kondisi tersebut menjadi momentum bagi pemuda untuk tidak hanya berbicara soal kepemudaan, tetapi juga hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan nyata.

Distribusi air bersih ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga, khususnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama kondisi kekeringan masih berlangsung.

Doni menegaskan, semangat kepemudaan harus diwujudkan dalam aksi nyata. Ketika masyarakat membutuhkan air bersih, menurutnya, pemuda juga harus ikut bergerak dan mencari solusi bersama.

“Pemuda harus hadir di tengah masyarakat. Bukan hanya saat ada kegiatan kepemudaan, tetapi juga ketika warga sedang menghadapi persoalan seperti kekeringan ini,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Lapang Sekarwangi Cibadak Ditata Rp4,7 Miliar, Ornamen Nayor Jadi Ikon
Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi
RSUD Sekarwangi Jadi Lokasi Layanan KB Mantap, Bupati Sukabumi Lakukan Monitoring
Becak Listrik Bantuan Presiden Siap Diserahkan kepada Warga Sukabumi
BPJS PBI Nonaktif, KNPI Palabuhanratu Desak Selaraskan Pelayanan dengan Jaminan KDM
Senyum 26 Anak Warnai Khitanan Massal Gratis di Hari Santri Sukabumi
Penataan Lapang Sekarwangi Jadi Ruang Terbuka Publik Tak Ubah Fungsi Sebelumnya
Ada Dugaan Pencemaran? DLH Sukabumi Punya Laboratorium Terakreditasi untuk Uji Lingkungan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Lapang Sekarwangi Cibadak Ditata Rp4,7 Miliar, Ornamen Nayor Jadi Ikon

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:01 WIB

RSUD Sekarwangi Jadi Lokasi Layanan KB Mantap, Bupati Sukabumi Lakukan Monitoring

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Becak Listrik Bantuan Presiden Siap Diserahkan kepada Warga Sukabumi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BPJS PBI Nonaktif, KNPI Palabuhanratu Desak Selaraskan Pelayanan dengan Jaminan KDM

Berita Terbaru