JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Kecamatan Cibadak kembali menunjukkan kepedulian nyata kepada warga yang tertimpa musibah. Melalui program unggulan KOPI MASAL (Kolaborasi Peduli Masalah Sosial), pemerintah kecamatan bersama berbagai elemen masyarakat bergerak cepat membangun kembali rumah warga yang ludes terbakar di Kampung Bojongkuring RT 02/RW 026, Kelurahan Cibadak.
Musibah kebakaran yang terjadi pada Jumat, 21 Agustus 2026, mengakibatkan tiga kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal. Kondisi tersebut menyisakan keprihatinan sekaligus mendorong pemerintah dan masyarakat untuk segera melakukan langkah pemulihan.
Pemerintah Kecamatan Cibadak bersama jajaran Forkopimcam pun langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi para korban sekaligus merencanakan upaya penanganan pascamusibah.
Camat Cibadak, Mulyadi, yang menginisiasi program KOPI MASAL, mengatakan bahwa program tersebut merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian bersama dalam menangani persoalan sosial di tengah masyarakat.
“Kami tidak membiarkan mereka sendirian. Kami menggalang bantuan berupa material bangunan dari berbagai pihak, lalu bersama-sama warga dan perangkat desa bergotong royong membangun kembali rumah korban. Harapannya, rumah yang lebih baik dan layak segera bisa ditempati, dan semangat warga pun kembali bangkit,” ujar Mulyadi, Selasa (8/9/2026).
Program KOPI MASAL melibatkan berbagai elemen, mulai dari ASN Kecamatan Cibadak, perangkat desa, tokoh masyarakat, pengusaha, hingga warga sekitar. Bantuan yang dihimpun berupa material bangunan maupun tenaga untuk mempercepat proses pembangunan dan memastikan bantuan tepat sasaran.
Kegiatan bedah rumah tersebut dilakukan secara gotong royong. Selain membantu memenuhi kebutuhan tempat tinggal para korban, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat solidaritas dan tali persaudaraan antarwarga di tengah musibah.
Sementara itu, Ketua RW 026, Aal Ardi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Cibadak serta seluruh pihak yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada warga terdampak.
“Kami atas nama warga RW 026 dan keluarga korban mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran Pemerintahan Kecamatan Cibadak, para kolaborator, dan seluruh donatur yang telah peduli. Bantuan bedah rumah dan pengobatan gratis ini sangat berarti bagi warga kami untuk bisa kembali bangkit pascamusibah,” tutur Ardi.
Pemerintah Kecamatan Cibadak berharap program KOPI MASAL dapat terus berjalan dan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk menjaga semangat kepedulian, gotong royong, serta saling membantu, khususnya ketika ada warga yang tengah menghadapi musibah.
Reporter: Idris Andriansah | Redaktur: Ujang Herlan











