JURNALSUKABUMI.COM – Pasien dengan kondisi gawat darurat jantung kini dapat memperoleh penanganan di RSUD Sekarwangi setelah rumah sakit tersebut resmi membuka empat layanan unggulan baru pada momentum Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156.
Empat layanan tersebut yakni Catheterization Laboratory (Cathlab), CT Scan 64 Slice, ruang ICVCU, dan Laboratorium Mikrobiologi yang diresmikan di RSUD Sekarwangi, Rabu (12/8/2026).
Peresmian dihadiri Bupati Sukabumi Asep Japar, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Wakil Bupati Sukabumi, Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta jajaran RSUD Sekarwangi.
Direktur RSUD Sekarwangi, Asep Suherman, mengatakan keempat layanan tersebut merupakan satu paket pelayanan terintegrasi yang ditujukan untuk menangani pasien dengan kondisi kegawatdaruratan, terutama jantung, stroke, dan infeksi.
“Selama ini masyarakat kita harus dirujuk jauh untuk Cathlab dan CT Scan. Hari ini penderitaan itu berakhir,” ujar Asep Suherman.
Menurutnya, keberadaan Cathlab memungkinkan penanganan kasus jantung, sedangkan CT Scan 64 Slice digunakan untuk membantu pemeriksaan stroke dan trauma.
Sementara itu, ruang ICVCU/ICCU disiapkan untuk memberikan perawatan intensif kepada pasien jantung setelah menjalani tindakan kateterisasi.
“Dengan adanya Cathlab untuk jantung, CT Scan 64 Slice untuk stroke dan trauma, ICVCU untuk perawatan intensif pasca tindakan, dan Lab Mikrobiologi untuk deteksi kuman akurat, maka alur layanan dari IGD sampai sembuh bisa diselesaikan di RSUD Sekarwangi,” katanya.
Asep menjelaskan, layanan Cathlab akan beroperasi selama 24 jam dengan dukungan sistem Sekar Hope.
Selain itu, CT Scan 64 Slice mampu menghasilkan gambaran medis secara detail dalam waktu singkat, sementara Laboratorium Mikrobiologi disiapkan untuk membantu memastikan pemberian terapi antibiotik lebih tepat sasaran.
Bupati Sukabumi Asep Japar mengapresiasi dukungan Kementerian Kesehatan RI terhadap pengembangan layanan kesehatan di RSUD Sekarwangi.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan 2 juta warga Sukabumi kami ucapkan terima kasih kepada Kemenkes RI. Ini adalah kado kesehatan yang luar biasa di Hari Jadi Kabupaten Sukabumi,” ujar Asep.
Ia berharap dukungan pemerintah pusat tidak berhenti pada penyediaan peralatan kesehatan, tetapi juga berlanjut pada pembangunan gedung serta peningkatan sumber daya manusia.
“Kami titip, semoga dukungan Kemenkes berlanjut, tidak hanya alat, tapi juga pembangunan gedung dan peningkatan SDM, agar RSUD Sekarwangi benar-benar menjadi RS rujukan regional,” tegasnya.
Dengan hadirnya empat layanan unggulan tersebut, RSUD Sekarwangi menargetkan angka rujukan pasien ke luar daerah untuk kasus jantung dan stroke dapat ditekan hingga 70%.
Upaya tersebut sekaligus diharapkan dapat mempercepat penanganan pasien sehingga risiko kematian akibat keterlambatan memperoleh layanan medis dapat diminimalkan.
RSUD Sekarwangi menyatakan komitmennya untuk memberikan pelayanan cepat, tepat, dan selamat melalui layanan GERCEP IGD yang kini diperkuat dengan empat layanan unggulan baru.
Reporter: Idris Andriansah | Redaktur: Ujang Herlan











