JURNALSUKABUMI.COM – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi. Di Kampung Tegal Nyampai RT 005/RW 001, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, puluhan keluarga mulai kesulitan mendapatkan air bersih akibat debit sumber air yang terus menurun.
Merespons kondisi tersebut, Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi menyalurkan bantuan air bersih kepada 50 kepala keluarga (KK), Sabtu (1/8/2026). Bantuan didistribusikan menggunakan mobil pemadam kebakaran milik Kodim agar kebutuhan air warga dapat segera terpenuhi.
Penyaluran dilakukan bersama personel Koramil 2202/Palabuhanratu dan perangkat Desa Loji. Kehadiran aparat TNI di lokasi mendapat sambutan positif dari masyarakat yang selama beberapa hari terakhir harus berhemat menggunakan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Komandan Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Inf. Agung Ariwibowo, mengatakan penyediaan air bersih merupakan respons cepat terhadap kondisi yang dihadapi warga di tengah musim kemarau.
“TNI harus selalu hadir di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi rakyat. Bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian kami untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak kekeringan,” ujarnya.
Menurutnya, akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi. Karena itu, Kodim akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan siap memberikan bantuan apabila masih dibutuhkan masyarakat.
Sementara itu, Komandan Korem 061/Surya Kencana, Brigjen TNI Thomas Rajunio, mengingatkan agar satuan kewilayahan tetap responsif terhadap setiap persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Setiap prajurit teritorial harus peka terhadap kesulitan masyarakat dan berupaya memberikan bantuan yang nyata. Kehadiran TNI di tengah masyarakat harus mampu memberikan manfaat dan solusi bagi warga,” katanya.
Hal senada disampaikan Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, yang menegaskan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat harus diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama saat masyarakat menghadapi bencana maupun kekeringan.
“Kemanunggalan TNI dengan rakyat merupakan kekuatan utama dalam menjaga ketahanan wilayah. Oleh karena itu, setiap prajurit harus hadir dan berbuat yang terbaik untuk membantu masyarakat,” tegasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan











