Viral Video Pesan Wanita Iran untuk AS-Israel, Hergun: Suara Perempuan Adalah Alarm Perdamaian

Rabu, 1 April 2026 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Di tengah memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah, sebuah video musik sinematik berjudul “Pesan dari Wanita Iran ke AS & Israel” mendadak jadi perbincangan hangat netizen di jagat maya. Video tersebut bukan sekadar karya seni, melainkan seruan lantang para perempuan yang menolak desing peluru dan dentuman bom.

Menanggapi fenomena tersebut, Anggota DPR RI asal daerah pemilihan Sukabumi, Heri Gunawan yang akrab disapa Hergun, turut memberikan apresiasinya. Menurut legislator dari Senayan ini, pesan dalam video tersebut memiliki makna mendalam tentang kedaulatan dan kemanusiaan.

Menolak “Bom Demokrasi”

Video yang viral tersebut menampilkan visual yang kuat dengan narasi suara persatuan perempuan Iran. Mereka dengan tegas menyerukan perdamaian, menentang intervensi militer asing, dan menolak konsep “bom demokrasi” yang sering kali dibawa oleh kekuatan luar.

“Video ini menunjukkan bahwa keinginan untuk damai itu universal. Para wanita di Iran mengirim pesan kuat bahwa mereka anti-perang dan menolak intervensi asing yang justru seringkali memperkeruh keadaan,” ujar Hergun.

Diplomasi Lewat Karya

Hergun menilai, penggunaan media musik dan visual sinematik adalah cara diplomasi yang sangat efektif di era digital saat ini. Pesan-pesan perdamaian bisa masuk ke sanubari masyarakat dunia tanpa harus melalui jalur birokrasi yang kaku.

“Di tengah ketegangan politik, suara perempuan seringkali menjadi yang paling jujur. Mereka yang paling merasakan dampak jika terjadi konflik. Video ini adalah pengingat bagi kekuatan besar dunia bahwa di balik kebijakan militer, ada kehidupan warga sipil yang harus dijaga,” tambahnya.

Pelajaran Bagi Indonesia

Lebih lanjut, Ketua DPP Partai Gerindra ini mengajak masyarakat Indonesia, khususnya di Sukabumi, untuk tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu global yang sengaja dihembuskan untuk memecah belah.

“Kedaulatan itu harga mati. Apa yang disampaikan perempuan Iran dalam video tersebut tentang menolak intervensi asing adalah pelajaran penting tentang bagaimana sebuah bangsa harus tegak berdiri di atas kakinya sendiri,” ungkapnya.

Video musik itu sendiri kini terus dibagikan di berbagai platform media sosial, memicu diskusi hangat di kalangan netizen mengenai harapan akan dunia yang lebih stabil tanpa bayang-bayang intervensi militer.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Kemenkes Puji Totalitas Bupati Sukabumi Dorong Fakultas Kedokteran Pertama di Sukabumi
Sang “Predator”, Sapi Kurban Prabowo Siap Disembelih di Sukabumi
Hergun Sebut Pernyataan Presiden Prabowo Soal ‘Desa Tak Pakai Dolar’: Fundamental Indonesia Kuat
Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Arah Ibu Kota via Tol Bocimi Kembali Dibuka
Hergun Tegaskan Belum Ada Pembahasan Revisi UU Pemilu 
APPMBGI National Summit 2026, DPD Sukabumi: Kolaborasi Menuju Generasi Cerdas dan Sehat
Akses KA Menuju Sukabumi Terganggu, Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan
Arnold Herman Sama, Mahasiswa Nusa Putra University Menang Debut Tinju di Leindel Combat Sport Vol 2

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:13 WIB

Kemenkes Puji Totalitas Bupati Sukabumi Dorong Fakultas Kedokteran Pertama di Sukabumi

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:58 WIB

Sang “Predator”, Sapi Kurban Prabowo Siap Disembelih di Sukabumi

Senin, 18 Mei 2026 - 19:29 WIB

Hergun Sebut Pernyataan Presiden Prabowo Soal ‘Desa Tak Pakai Dolar’: Fundamental Indonesia Kuat

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:07 WIB

Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Arah Ibu Kota via Tol Bocimi Kembali Dibuka

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:06 WIB

Hergun Tegaskan Belum Ada Pembahasan Revisi UU Pemilu 

Berita Terbaru

Pendidikan

Kang Anom: PWI Siap Jadi Pengawas SPMB Bersih di Sukabumi

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:34 WIB