JURNALSUKABUMI.COM – Terpilihnya Daniel Muttaqien Syafiuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat periode 2026–2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI awal April lalu, mendapat sambutan hangat dari tokoh-tokoh senior partai di daerah. Salah satunya datang dari politisi senior Partai Golkar asal Kabupaten Sukabumi, Agus Mulyadi.
Sosok Agus Mulyadi bukanlah nama baru di jagat politik Jawa Barat, khususnya di Sukabumi. Beliau merupakan sosok yang kenyang pengalaman organisasi dan legislatif, dengan rekam jejak pernah menjabat sebagai Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi.
Pengabdiannya di parlemen pun teruji selama empat periode sebagai anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, bahkan pernah menduduki kursi Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi.
**Kombinasi Pengalaman dan Energi Baru**
Menanggapi hasil Musda XI, Agus menilai sosok Daniel Muttaqien adalah representasi pemimpin masa kini yang mampu memadukan tradisi kuat partai dengan inovasi baru. Menurutnya, pengalaman Daniel di level nasional menjadi modal penting untuk menahkodai Jawa Barat.
“Sebagai kader yang lama berproses di struktur partai, saya melihat Bung Daniel memiliki loyalitas dan integritas yang sudah teruji. Beliau adalah sosok yang tepat untuk menyatukan seluruh kekuatan Golkar di Jawa Barat,” ujar Agus Mulyadi.
**Fokus Konsolidasi ke Akar Rumput**
Berbekal pengalamannya sebagai mantan Sekretaris DPD dan pimpinan legislatif, Agus menekankan pentingnya penguatan struktur partai hingga ke tingkat desa. Ia berharap kepemimpinan Daniel dapat memberikan perhatian lebih pada kader-kader di daerah.
“Tantangan ke depan tidak mudah. Harapan saya, di bawah komando Bung Daniel, konsolidasi internal bisa semakin solid. Kita harus memastikan mesin partai bergerak serentak dari tingkat provinsi hingga ke akar rumput demi merebut kejayaan di Pemilu 2029 mendatang,” tegasnya.
Agus meyakini, dengan semangat regenerasi yang dibawa Daniel Muttaqien, Golkar Jawa Barat akan kembali menjadi lumbung suara nasional dan tetap menjadi partai yang paling depan dalam memperjuangkan aspirasi rakyat.
Redaktur: Ujang Herlan












