JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi, menjadi salah satu inisiator program sekolah siaga hinga diadopsi menjadi program nasional.
Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Data dan Informasi Kependudukan DPPKB Kabupaten Sukabumi, Ani Andriyani mengatakan, berawal dari tahun 2018 program ini dicanangkan dan DPPKB sangat berperan penting terhadap pencetusan sekolah siaga Kependudukan, yang lokus fokusnya untuk memberikan edukasi literasi soal isu Kependudukan.
“Tentunya ini menjadi kebanggaan luar biasa bagi pemerintah Kabupaten Sukabumi yang selalu berperan aktif sehingga jadi penggagas program sekolah siaga,” ujar Ani, saat diwawancara Jurnalsukabumi.Com, Minggu (5/4).
Kabupaten Sukabumi menorehkan prestasi begitu besar, program sekolah siaga Kependudukan yang di rancang menjadi program Nasional.
Menurutnya, saat ini program sekolah siaga Kependudukan sudah masuk ke 80 sekolah. Di antaranya 10 SD, 35 SMP dan juga 35 tingkat SMA. Adapun kegiatan yang ada dalam program sekolah siaga yaitu untuk mengintegrasikan kepada kurikulum pembelajaran sekolah dan ekstrakulikuler.
“Tentunya kita mengenalkan dampak penduduk secara kuantitas, supaya lebih mengenali masalah isu kependudukan sejak dini sehingga nantinya bisa merencanakan proses kehidupan yang lebih baik,” pungkasnya.
.
Reporter: Rizqi Taupiq | Redaktur: Ujang Herlan












