DPPKB Sukabumi Jadi Pelopor Program Sekolah Siaga Kependudukan dan Diadopsi Program Nasional

Minggu, 5 April 2026 - 14:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi, menjadi salah satu inisiator program sekolah siaga hinga diadopsi menjadi program nasional.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Data dan Informasi Kependudukan DPPKB Kabupaten Sukabumi, Ani Andriyani mengatakan, berawal dari tahun 2018 program ini dicanangkan dan DPPKB sangat berperan penting terhadap pencetusan sekolah siaga Kependudukan, yang lokus fokusnya untuk memberikan edukasi literasi soal isu Kependudukan.

“Tentunya ini menjadi kebanggaan luar biasa bagi pemerintah Kabupaten Sukabumi yang selalu berperan aktif sehingga jadi penggagas program sekolah siaga,” ujar Ani, saat diwawancara Jurnalsukabumi.Com, Minggu (5/4).

Kabupaten Sukabumi menorehkan prestasi begitu besar, program sekolah siaga Kependudukan yang di rancang menjadi program Nasional.

Menurutnya, saat ini program sekolah siaga Kependudukan sudah masuk ke 80 sekolah. Di antaranya 10 SD, 35 SMP dan juga 35 tingkat SMA. Adapun kegiatan yang ada dalam program sekolah siaga yaitu untuk mengintegrasikan kepada kurikulum pembelajaran sekolah dan ekstrakulikuler.

“Tentunya kita mengenalkan dampak penduduk secara kuantitas, supaya lebih mengenali masalah isu kependudukan sejak dini sehingga nantinya bisa merencanakan proses kehidupan yang lebih baik,” pungkasnya.
.
Reporter: Rizqi Taupiq | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak
Tim Terpadu Tegaskan Kandang Ayam di Nagrak Tutup Sementara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:00 WIB

DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan

Berita Terbaru