JURNALSUKABUMI.COM – Suasana berbeda tampak di SDN Tegalsadang, Desa Bantarsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi. Ratusan siswa terlihat mengantre dengan tertib. Namun, mereka bukan menunggu upacara, melainkan giliran menikmati hidangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan.
Program ini menjadi inovasi yang digagas Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Bantarsari Pabuaran. Berbeda dari biasanya yang menggunakan kotak makan, kali ini siswa diajak memilih menu sendiri secara langsung.
Kepala SPPG Bantarsari Pabuaran, Yadi, mengatakan bahwa konsep prasmanan ini bukan sekadar variasi penyajian, tetapi juga sarana edukasi karakter bagi siswa.
“Kami ingin menghadirkan suasana baru agar siswa tidak jenuh, sekaligus menanamkan nilai kebersamaan dan disiplin,” ujarnya, Selasa (1/4).
Menurutnya, melalui sistem prasmanan, siswa belajar antre, bersabar, serta menghargai teman. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan minat siswa untuk datang ke sekolah.
Dalam momen spesial halalbihalal tersebut, menu yang disajikan terdiri dari nasi, ayam goreng, tumis brokoli, tempe bacem, dan bumbu kuning.
Meski antrean cukup panjang hingga memakan waktu lebih dari satu jam, antusiasme siswa tetap tinggi. Mereka terlihat senang menikmati pengalaman baru tersebut.
“Kami melihat respons siswa sangat positif. Ada kebersamaan yang terbangun, dan mereka menjalaninya dengan penuh semangat,” tambah Yadi.
Para tenaga pendidik pun menyambut baik kegiatan ini. Mereka menilai konsep prasmanan memberikan suasana baru yang edukatif sekaligus menyenangkan bagi siswa.
Program ini menjadi bukti bahwa inovasi sederhana dalam penyajian makanan dapat memberikan dampak besar terhadap semangat belajar dan kebahagiaan siswa di sekolah.
Reporter: Rizqi Taupiq | Redaktur: Ujang Herlan












