JURNALSUKABUMI.COM – Lonjakan wisatawan di kawasan Pantai Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi pada momen libur Lebaran mendorong jajaran kepolisian turun langsung ke lapangan.
Kapolres Sukabumi AKBP Samian memimpin pemantauan sekaligus menyampaikan imbauan tegas kepada pengunjung agar tidak mengabaikan aspek keselamatan saat beraktivitas di pesisir.
Di tengah ramainya aktivitas wisata, Kapolres menegaskan bahwa kehadiran aparat bukan sekadar pengawasan, melainkan upaya preventif agar potensi kecelakaan laut dapat diminimalisir. Ia mengingatkan bahwa karakter ombak di wilayah selatan Sukabumi dikenal kuat dan tidak jarang berubah secara tiba-tiba.
“Wisata silakan dinikmati, tetapi jangan sampai lengah. Keselamatan harus selalu ditempatkan di atas segalanya,” ujarnya saat menyisir area pantai, Minggu (22/3/2026).
Kapolres menyoroti masih ditemukannya wisatawan yang berenang melewati batas aman. Padahal, sejumlah titik telah dilengkapi rambu peringatan sebagai penanda zona berisiko tinggi. Menurutnya, ketidakpatuhan terhadap rambu menjadi salah satu faktor utama terjadinya insiden di laut.
Selain itu, perhatian khusus juga diarahkan kepada para orang tua. Dalam kondisi pantai yang padat, pengawasan terhadap anak dinilai krusial untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan.
“Anak-anak jangan sampai lepas dari pantauan. Dalam situasi ramai seperti ini, risiko bisa datang sangat cepat,” tegasnya.
Tidak hanya soal aktivitas di laut, Kapolres juga menyinggung aspek keselamatan di darat. Ia menemukan masih adanya wisatawan yang menggunakan kendaraan bak terbuka untuk mobilisasi ke lokasi wisata. Praktik tersebut dinilai membahayakan, terlebih di jalur wisata yang padat dan berliku.
“Kami tidak akan mentolerir penggunaan kendaraan yang tidak sesuai peruntukan. Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas,” katanya.
Sebagai langkah lanjutan, Polres Sukabumi bersama unsur terkait terus meningkatkan patroli, penjagaan di titik rawan, serta pendekatan persuasif kepada masyarakat. Edukasi keselamatan dilakukan secara langsung agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh para wisatawan.
Dengan meningkatnya arus kunjungan, aparat berharap kesadaran kolektif masyarakat juga ikut tumbuh. Liburan diharapkan tidak hanya meninggalkan kesan menyenangkan, tetapi juga berlangsung tanpa insiden.
“Datang dengan selamat, pulang pun harus selamat. Itu yang paling utama,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












