Sosialisasi ProSN, Sekda Klaim Segera Disebar ke OPD di Sukabumi 

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, mengikuti Sosialisasi Pelaporan Indikator Kinerja Program Strategis Nasional (ProSN) yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri secara virtual, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Setda Kabupaten Sukabumi dan diikuti Kepala Baperida, Inspektur Inspektorat, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sosialisasi dipimpin langsung oleh Inspektur Jenderal Kemendagri, Sang Made Mahendra Jaya. Dalam arahannya, Irjen Kemendagri menekankan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara maju. Oleh karena itu, pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka telah menetapkan berbagai Program Strategis Nasional ProSN sebagai prioritas pembangunan.

Menurutnya, keberhasilan ProSN sangat bergantung pada peran aktif pemerintah daerah. Komitmen kepala daerah dan wakil kepala daerah, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta kapasitas implementasi kebijakan menjadi kunci agar program berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“ProSN harus menjadi bagian dari program kerja pemerintah daerah, bukan sekadar formalitas administrasi. Evaluasi tidak hanya dilihat dari kelengkapan laporan, tetapi juga dari efektivitas dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Fokus pengawasan pelaksanaan ProSN di daerah meliputi penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, layanan kesehatan untuk semua, perluasan akses pendidikan, hingga pertumbuhan ekonomi.

Pada April mendatang, tim APIP Direktorat Jenderal Kemendagri dijadwalkan turun ke daerah untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan ProSN. Karena itu, Sekjen Kemendagri meminta para inspektur daerah selaku Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) memperkuat koordinasi dengan perwakilan BPKP di daerah.

Koordinasi tersebut dinilai penting mengingat setiap program strategis memiliki berbagai risiko, mulai dari risiko perencanaan, keuangan, pelaksanaan, hingga risiko sosial. Mitigasi harus dilakukan secara berkelanjutan melalui identifikasi, analisis, evaluasi risiko, serta penyusunan strategi pengendalian yang tepat.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman menyatakan Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan segera menindaklanjuti hasil sosialisasi melalui rapat koordinasi bersama seluruh OPD.

“Pelaporan Program Strategis Nasional secara teknis berada di Baperida dan Inspektorat. Dalam waktu dekat akan segera kami bahas bersama para OPD agar pelaksanaannya terukur dan tepat sasaran,” pungkasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak
Tim Terpadu Tegaskan Kandang Ayam di Nagrak Tutup Sementara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:00 WIB

DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan

Berita Terbaru