Libur Jelang Ramadan Berujung Stres, Exit Tol Parungkuda Macet Berjam-jam

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Arus kendaraan menuju Sukabumi melonjak tajam pada akhir pekan menjelang Ramadan. Dampaknya langsung terasa di Exit Tol Parungkuda, di mana antrean kendaraan mengular hingga sekitar satu kilometer dan nyaris tak bergerak.

Sejak siang hari, kendaraan roda empat hingga truk besar berdesakan keluar tol. Dominasi kendaraan pribadi terlihat jelas, menandai tingginya mobilitas warga yang memanfaatkan akhir pekan terakhir sebelum bulan suci.

Perlambatan terjadi tepat di mulut exit, membuat laju kendaraan merayap, bahkan berhenti total dalam beberapa waktu.

Putri Dinda, pengendara asal Bogor, mengaku harus menghabiskan hampir dua jam hanya untuk bisa keluar dari exit tol. Tujuannya berwisata ke Palabuhanratu pun tertunda.

“Macetnya bikin capek, harus terus main kopling dan persneling. Apalagi saya sendirian,” ujarnya, Sabtu (14/2/2026).

Kondisi serupa dialami Romi Somantri yang hendak pulang ke Kota Sukabumi. Ia memperkirakan tiba sekitar pukul 15.00 WIB, namun realitanya masih tertahan di ruas nasional Sukabumi–Bogor.

“Keluar exit saja sudah lebih dari dua jam,” katanya.

Lonjakan volume kendaraan jelang Ramadan kembali menempatkan Exit Tol Parungkuda sebagai titik krusial kemacetan.

Tanpa pengaturan tambahan atau rekayasa lalu lintas, kepadatan serupa diperkirakan akan berulang, terutama pada jam-jam favorit wisata dan arus pulang akhir pekan.

“Kalau sudah ada Exit Tol Cisaat gak mau harus lewat Parungkuda,” cetusnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru