Berakhir Duka, Anak di Gedepangrango Sukabumi Meninggal Dunia Akibat Letusan Senapan PCP

Senin, 9 Februari 2026 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – SH (6) anak perempuan yang tertembak peluru mimis senapan angin meninggal dunia dalam penanganan tim medis di RS Betha Medika, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 22:51 WIB.

Korban tertembak peluru mimis kaliber 4,5 milimeter saat bapak sambung korban, S membersihkan senapan angin jenis Pre-Charged Pneumatic (PCP) di

Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 13:00 WIB.

“Benar, almarhumah dilaporkan meninggal dunia pada Minggu malam,” ungkap Plt Kepala Seksi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli saat dikonfirmasi jurnalsukabumi.com Senin (9/2/2026).

“Kami mendapatkan kabar tersebut dari surat keterangan kematian yang kami terima dari rumah sakit,” sambung Ade yang pernah bertugas sebagai anggota Satuan Reskrim Polres Sukabumi Kota.

Baca juga :

https://jurnalsukabumi.com/2026/02/07/peluru-tembus-kepala-anak-di-gedepangrango-tak-sadarkan-diri-akibat-letusan-senapan-pcp/

 

Diberitakan sebelumnya seorang anak perempuan, SH (6) dilaporkan tertembak peluru mimis kaliber 4,5 dari senapan angin jenis Pre-Charged Pneumatic (PCP) milik ayah sambungnya S (35).

Peristiwa tersebut terjadi saat senapan angin dibersihkan S di rumahnya di wilayah Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 13:00 WIB.

Saat ini kondisi korban masih kritis, belum sadarkan diri dan sedang menjalani penanganan intensif tim medis di ruang Intensive Care Unit (ICU) RS Betha Medika, Kecamatan Cisaat.

Reporter: Budiyanto | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

407 Jiwa Mengungsi Akibat Pergerakan Tanah di Bantargadung Sukabumi
DLH Bakal Lakukan Kajian Lingkungan Soal Bencana Pergerakan Tanah Bantargadung 
Dipimpin Sekda, Sejumlah OPD Gercep Tangani Bencana Pergerakan Tanah Bantargadung
Digiring Pakai Rompi Oranye, Kades Neglasari Jadi Tersangka Korupsi Rp394 Juta
Lewat Rapat Koordinasi, Sekda Ade Suryaman Minta Perangkat Daerah Sigap Tangani Bencana
Angin Kencang Sapu Kota Sukabumi Dilaporkan Pepohonan Tumbang hingga Atap Ambruk
Sambil Ngabuburit, Kawasan Odeon Chinatown Sukabumi Jadi Buruan Kuliner Ramadan
Farhat Abbas Turun Gunung, Jadi Kuasa Hukum Anwar Ayah Nizam

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:15 WIB

407 Jiwa Mengungsi Akibat Pergerakan Tanah di Bantargadung Sukabumi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:51 WIB

DLH Bakal Lakukan Kajian Lingkungan Soal Bencana Pergerakan Tanah Bantargadung 

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:53 WIB

Dipimpin Sekda, Sejumlah OPD Gercep Tangani Bencana Pergerakan Tanah Bantargadung

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:03 WIB

Digiring Pakai Rompi Oranye, Kades Neglasari Jadi Tersangka Korupsi Rp394 Juta

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:14 WIB

Lewat Rapat Koordinasi, Sekda Ade Suryaman Minta Perangkat Daerah Sigap Tangani Bencana

Berita Terbaru