Peluru Tembus Kepala, Anak di Gedepangrango Tak Sadarkan Diri Akibat Letusan Senapan PCP

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seorang anak perempuan, SH (6) dilaporkan tertembak peluru mimis kaliber 4,5 dari senapan angin jenis Pre-Charged Pneumatic (PCP) milik ayah sambungnya S (35).

Peristiwa tersebut terjadi saat senapan angin dibersihkan S di rumahnya di wilayah Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 13:00 WIB.

Saat ini kondisi korban masih kritis, belum sadarkan diri dan sedang menjalani penanganan intensif tim medis di ruang Intensive Care Unit (ICU) RS Betha Medika, Kecamatan Cisaat.

Kepala Seksi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli, membenarkan telah terjadi peristiwa seorang anak tertembak peluru mimis dari senapan angin milik ayah sambung korban berinisial S berusia 35 tahun.

“S sedang membongkar bagian popor senapan angin dan tiba-tiba senapannya meletus mengenai anaknya,” kata Ade saat dikonfirmasi jurnalsukabumi.com Sabtu (7/2/2026) petang.

“Saat itu tepat di depan laras senapan terdapat putrinya, peluru mimisnya langsung mengenai atas pelipis hingga tembus kepala bagian belakang. S mengakui tidak mengetahui bila senapannya masih ada mimisnya,” sambung dia.

Mengetahui anaknya tertembak, lanjut Ade, S langsung memanggil istrinya dan membawa anaknya ke Puskesmas Kadudampit. Namun karena kondisi korban terluka parah selanjutnya dibawa ke RS Betha Medika.

“Korban dibawa ke rumah sakit diantar aparat Desa Gedepangrango. Saat ini korban masih dalam perawatan intensif tim medis,” ujar dia.

Ade mengatakan terkait perkaranya sudah ditangani Satuan Reskrim Polres Sukabumi Kota. Terduga pelaku S yang juga ayah sambung korban telah diamankan dan dalam proses pemeriksaan penyidik.

Reporter: Budiyanto | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

407 Jiwa Mengungsi Akibat Pergerakan Tanah di Bantargadung Sukabumi
DLH Bakal Lakukan Kajian Lingkungan Soal Bencana Pergerakan Tanah Bantargadung 
Dipimpin Sekda, Sejumlah OPD Gercep Tangani Bencana Pergerakan Tanah Bantargadung
Digiring Pakai Rompi Oranye, Kades Neglasari Jadi Tersangka Korupsi Rp394 Juta
Lewat Rapat Koordinasi, Sekda Ade Suryaman Minta Perangkat Daerah Sigap Tangani Bencana
Angin Kencang Sapu Kota Sukabumi Dilaporkan Pepohonan Tumbang hingga Atap Ambruk
Sambil Ngabuburit, Kawasan Odeon Chinatown Sukabumi Jadi Buruan Kuliner Ramadan
Farhat Abbas Turun Gunung, Jadi Kuasa Hukum Anwar Ayah Nizam

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:15 WIB

407 Jiwa Mengungsi Akibat Pergerakan Tanah di Bantargadung Sukabumi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:51 WIB

DLH Bakal Lakukan Kajian Lingkungan Soal Bencana Pergerakan Tanah Bantargadung 

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:53 WIB

Dipimpin Sekda, Sejumlah OPD Gercep Tangani Bencana Pergerakan Tanah Bantargadung

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:03 WIB

Digiring Pakai Rompi Oranye, Kades Neglasari Jadi Tersangka Korupsi Rp394 Juta

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:14 WIB

Lewat Rapat Koordinasi, Sekda Ade Suryaman Minta Perangkat Daerah Sigap Tangani Bencana

Berita Terbaru