Menarik! Anak-Anak SD di Sukabumi Belajar Selamatkan Diri saat Bencana

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Upaya menanamkan kesiapsiagaan bencana sejak usia dini terlihat di SD Muhammad Al-Unaizy, Kabupaten Sukabumi. Puluhan siswa sekolah dasar tampak antusias saat memperagakan simulasi evakuasi bencana gempa bumi yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Kamis (5/2/2026)

Dalam kegiatan tersebut, para siswa dilatih untuk tetap tenang dan sigap ketika menghadapi situasi darurat. Mulai dari berlindung di bawah meja saat gempa terjadi, hingga melakukan evakuasi mandiri menuju titik kumpul melalui jalur aman yang telah ditentukan.

Pusdalop BPBD Kabupaten Sukabumi, Entis Daeng Sutisna, mengatakan edukasi kebencanaan di lingkungan sekolah merupakan langkah penting untuk membangun budaya sadar bencana sejak dini.

“Anak-anak perlu dibekali pengetahuan dasar agar tidak panik saat terjadi bencana. Melalui simulasi ini, mereka belajar bagaimana menyelamatkan diri dengan benar dan teratur,” ujar Daeng Sutisna.

Ia menjelaskan, kegiatan diawali dengan penyampaian materi tentang kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi, termasuk penguatan mental siswa agar mampu mengendalikan kepanikan. Setelah itu, tim BPBD memandu simulasi evakuasi yang melibatkan seluruh warga sekolah.

“Simulasi ini kami rancang mendekati kondisi nyata. Dari praktik berlindung, keluar kelas, hingga berkumpul di titik aman. Di akhir kegiatan, kami lakukan evaluasi untuk memastikan prosedur evakuasi sudah dipahami dengan baik,” jelasnya.

Kegiatan ini melibatkan tim BPBD Kabupaten Sukabumi yang terdiri dari unsur edukasi, psikolog, hingga teknis kebencanaan. Kehadiran tenaga psikolog juga dinilai penting untuk memastikan kesiapan mental siswa dalam menghadapi potensi bencana.

Melalui edukasi dan simulasi tersebut, BPBD berharap sekolah dapat menjadi lingkungan yang tangguh bencana serta mampu melakukan evakuasi mandiri secara cepat dan tepat apabila terjadi gempa bumi di kemudian hari.

“Ketangguhan menghadapi bencana harus dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk sekolah. Anak-anak ini adalah agen keselamatan bagi dirinya sendiri dan lingkungannya,” tandas Daeng Sutisna.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Kang Anom: PWI Siap Jadi Pengawas SPMB Bersih di Sukabumi
Disdik Sukabumi Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Bebas Diskriminasi
ADPUB Goes to Visit, Mahasiswa UMMI Pelajari Sistem Demokrasi di KPU RI
Kemenkes Puji Totalitas Bupati Sukabumi Dorong Fakultas Kedokteran Pertama di Sukabumi
Mahasiswa Hukum NPU Raih Bronze Medal di MEC 8 Lombok, Usung Gagasan Ini!
Bikin Bangga! Dua Siswa Terbaik Sukabumi Lolos Paskibraka Jawa Barat 2026
Keren! SMI Team Silat Edan Borong 5 Piala di O2SN Pencak Silat Kecamatan Cicurug 2026
Hergun Jadi Dosen Ratusan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Materinya Apa?

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:34 WIB

Kang Anom: PWI Siap Jadi Pengawas SPMB Bersih di Sukabumi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:41 WIB

Disdik Sukabumi Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Bebas Diskriminasi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:42 WIB

ADPUB Goes to Visit, Mahasiswa UMMI Pelajari Sistem Demokrasi di KPU RI

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:13 WIB

Kemenkes Puji Totalitas Bupati Sukabumi Dorong Fakultas Kedokteran Pertama di Sukabumi

Senin, 18 Mei 2026 - 14:49 WIB

Mahasiswa Hukum NPU Raih Bronze Medal di MEC 8 Lombok, Usung Gagasan Ini!

Berita Terbaru