JURNALSUKABUMI.COM – Langkah strategis diambil Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dalam memperkuat birokrasi di awal tahun 2026. Bertempat di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, Rabu (4/2/2026) pagi, sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama resmi dilantik dan diambil sumpahnya.
Wali Kota Ayep Zaki mengungkapkan bahwa rotasi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya konkret untuk mengakselerasi kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) demi pelayanan publik yang lebih prima.
“Mutasi dan promosi adalah hal yang biasa dan dilakukan untuk mempercepat kinerja SKPD,” ungkap Ayep Zaki dilansir dari situs Komunikasi dan Dokumentasi Pimpinan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, Rabu (4/2/2026).
Dalam pelantikan tersebut, terjadi pergeseran sejumlah kursi strategis di lingkungan Pemkot Sukabumi. Berikut para pejabat yang dilantik, yaitu Een Rukmini sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) sebelumnya menjabat Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi.
Selanjutnya, Reni Rosyida Muthmainnah sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Asep Suhendrawan sebagai Kepala Dinas Sosial, dan Asep Irawan sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.
Sementara itu, Olga Pragosta yang sebelumnya menjabat Kepala Diskumindag dilantik sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah; serta Dian Afriyandi sebagai Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi periode 2026–2031.
Masalah Sampah hingga Inovasi BUMD
Ayep Zaki memberikan “catatan merah” bagi beberapa dinas untuk segera bergerak cepat. Kepada Kepala Dinaskumindag yang baru, ia meminta adanya percepatan kinerja ekonomi. Sementara untuk Dinas Lingkungan Hidup, persoalan sampah menjadi prioritas utama.
“Persoalan sampah adalah urusan penting yang berkaitan langsung dengan kebersihan, kenyamanan, dan kesehatan lingkungan masyarakat,” kata Ayep.
Tak hanya sektor dinas, sektor Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pun tak luput dari perhatian. Wali Kota berharap Direktur Perumda AM Tirta Bumi Wibawa yang baru mampu membawa perusahaan daerah tersebut naik kelas dan memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang lebih optimal.
Sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), Ayep Zaki menekankan bahwa mutasi ini bertujuan menciptakan budaya kerja birokrasi yang sehat dan inovatif. Ia menginginkan agar pembangunan Kota Sukabumi di tahun 2026 ini lebih terukur dan dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Saya mengajak semua untuk menjalankan amanah dengan integritas tinggi. Hadirkan terobosan nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Reporter: Budiyanto | Redaktur: Ujang Herlan











