JURNALSUKABUMI.COM – Kasus pembegalan tragis yang menimpa driver ojek online (ojol) Hilman (30) pada Senin (24/11) dini hari di Jalan Raya Panggeleseran–Babakan, Kecamatan Cikembar, kini memasuki babak baru setelah pelaku berinisial AD (28) berhasil diamankan.
Uniknya, AD saat ini dirawat di RSUD Al-Mulk Lembursitu, Kota Sukabumi, berdampingan dengan korban yang mengalami lima luka tusuk.
Korban, Hilman, yang masih dalam perawatan intensif, membeberkan bahwa ia diserang secara brutal setelah curiga dengan gelagat pelaku. Serangan terjadi usai pelaku meminta layanan offline dan tiba-tiba meminta rute dibelokkan.
“Saya dijatuhin dulu, jatuh ke kiri. Dia punya senjata, badannya gede. Motornya langsung diambil, dia ngebut,” ungkap Hilman, yang menderita lima luka tusuk di tangan, kaki, dan dada.
Kasat Reskrim Polres Sukabumi, IPTU Hartono, membenarkan bahwa pelaku AD kini sudah dalam pengamanan kepolisian meskipun masih menjalani perawatan medis di rumah sakit yang sama dengan Hilman.
“Terduga pelaku sudah diamankan, namun masih menjalani perawatan medis,” jelas IPTU Hartono.
Polisi menduga bahwa luka yang dialami pelaku AD bukan didapatkan saat berduel dengan korban, melainkan akibat kecelakaan lalu lintas tunggal ketika ia mencoba melarikan diri menggunakan motor hasil rampasannya.
“Ada dugaan laka tunggal setelah pelaku membawa kendaraan korban,” ujar Hartono.
IPTU Hartono menegaskan bahwa penyelidikan terhadap kasus ini masih berlangsung.
Polsek Cikembar telah melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), memeriksa saksi-saksi, dan mengamankan barang bukti kunci.
“Proses penyelidikan masih berjalan. Kami periksa saksi-saksi dan kumpulkan barang bukti,” jelasnya, sembari menyebutkan bahwa tas selempang berisi celurit kecil juga telah diamankan.
Saat ini, status penahanan terhadap pelaku masih menunggu kondisi kesehatannya pulih total.
“Sedangkan pelaku AD menunggu proses hukum lebih lanjut setelah kondisi kesehatannya pulih,” pungkas Hartono.
Hilman pun masih menjalani perawatan intensif hingga kondisinya membaik.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan












