Jejak Panjang Sang Penjaga Hukum: Kiprah dan Tantangan Kasi Intel Kejari Sukabumi

Rabu, 5 November 2025 - 03:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM — Di balik kokohnya penegakan hukum di Kabupaten Sukabumi, berdiri sosok yang tak asing bagi dunia intelijen kejaksaan: Fahmi Rachman, S.H., M.H.. Pria berdarah Bandung ini kini mengemban amanah sebagai Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi-posisi strategis yang menuntut ketajaman analisis, ketegasan, dan ketahanan mental luar biasa.

Karier Fahmi Rachman bukanlah perjalanan yang ditempuh dalam semalam. Ia menapaki jalurnya selangkah demi selangkah, dimulai dari keberhasilannya menembus seleksi CPNS Kejaksaan di Bandung. Dari sana, ia bersiap meninggalkan zona nyaman.

Aceh menjadi panggung awal pengabdiannya, tepatnya di Kejaksaan Negeri Bener Meriah. Dua tahun mengabdi di wilayah yang penuh tantangan geografis dan keragaman sosial menjadi fondasi kokoh bagi kariernya. Perjalanan kemudian membawanya ke Lombok Tengah, tempat ia mengasah insting sebagai Jaksa Fungsional.

Kasubsi I Seksi Intelijen Kejari Kabupaten Sukabumi, Arief Adhitya Kesuma.

Tak berhenti di situ. Rachman kembali ke tanah Pasundan dengan jabatan strategis sebagai Asisten Intelijen di Kota Bandung, sebelum kemudian melanjutkan pengabdiannya sebagai Kepala Seksi Datun di Kota Baru, Kalimantan Selatan. Sebuah trek karier yang menunjukkan reputasi dan kualitas yang terus meningkat. Rekam jejaknya semakin paripurna ketika ia memimpin intelijen di Kejaksaan Negeri Cianjur, sebelum akhirnya resmi menakhodai Seksi Intelijen di Sukabumi.

Tantangan Berat di Wilayah Terluas Kedua di Pulau Jawa

Mengemban tugas di Kabupaten terluas kedua di Pulau Jawa ini bukan perkara sepele. Rachman dan tim harus berjibaku dengan realitas geografis yang tak bersahabat. Dari Jampangkulon hingga Ciletuh, akses jalan yang sulit dan daerah pegunungan tak jarang menjadi tembok tantangan.

“Wilayah seperti Jampangkulon, Cisolok, hingga Ciletuh cukup sulit dijangkau karena akses jalan yang masih terbatas,” ujar Kasi Intelijen Fahmi Rachman didampingi Kasubsi I Seksi Intelijen Arief Adhitya Kesuma, menggambarkan beratnya medan yang mereka lalui.

Tak hanya soal jarak dan akses. Kesenjangan pendidikan dan kesadaran hukum masyarakat di beberapa wilayah pedesaan juga menjadi tantangan tersendiri. Belum semua lapisan masyarakat memahami pentingnya patuh hukum sejak dini.

Foto bersama mahasiswa Nusa Putra University yang tengah magang di jurnalsukabumi.com.

“Masih ada daerah yang belum terjangkau penyuluhan hukum, padahal kami punya program Jaksa Masuk Sekolah untuk menanamkan kesadaran hukum sejak awal,” imbuhnya.

Dekat Dengan Masyarakat, Tegas Menjaga Keadilan

Namun, kesulitan tidak menghentikan langkah. Justru menjadi pemantik determinasi. Seksi Intelijen Kejari Sukabumi terus memperkuat komunikasi dan edukasi hukum kepada masyarakat melalui program kreatif, seperti “Jaksa Menyapa” yang disiarkan langsung melalui radio dan YouTube. Ruang dialog dibuka seluas-luasnya, menghadirkan kejaksaan sebagai mitra publik yang humanis dan mudah diakses.

“Kami terbuka bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi atau membutuhkan layanan hukum. Silakan datang langsung ke Kejaksaan Negeri Sukabumi,” tegas Rachman.

Dalam pusaran tugas yang menuntut ketegasan sekaligus empati, Rachman membuktikan bahwa menjadi penjaga hukum bukan sekadar jabatan-melainkan panggilan hidup. Dan perjuangan itu terus bergulir, menembus batas wilayah, medan, hingga tantangan sosial yang kompleks.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Momen Tak Terduga di Parungkuda, Warga Dikagetkan Kedatangan Bupati Sukabumi
Terpilih Secara Demokratis, Ena Suharna Pimpin PBH SPI Sukabumi Raya
Hati-Hati Penipuan! Akun Bodong Catut Nama Kajari Kabupaten Sukabumi
Bah Anom Terpilih Aklamasi Pimpin PWI Kabupaten Sukabumi, Usung Semangat “MASAGI” dan PWI KUAT
Hercules: DPC GRIB JAYA Kabupaten Sukabumi Raih Predikat DPC Terbaik Nasional
Kawal Visi Baru Ketum DPN, DPC PERADI SAI Sukabumi Raya Hadiri Rakernas I di Jakarta
Hari Otonomi Daerah, Hergun: Tekankan Pentingnya Kemandirian Fiskal dan Kesejahteraan Rakyat
Peringati Hari Otda, Kang Budi Azhar: “Otonomi Harus Berdampak pada Ekonomi Akar Rumput”

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:54 WIB

Momen Tak Terduga di Parungkuda, Warga Dikagetkan Kedatangan Bupati Sukabumi

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:55 WIB

Terpilih Secara Demokratis, Ena Suharna Pimpin PBH SPI Sukabumi Raya

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:16 WIB

Hati-Hati Penipuan! Akun Bodong Catut Nama Kajari Kabupaten Sukabumi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:48 WIB

Bah Anom Terpilih Aklamasi Pimpin PWI Kabupaten Sukabumi, Usung Semangat “MASAGI” dan PWI KUAT

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:45 WIB

Hercules: DPC GRIB JAYA Kabupaten Sukabumi Raih Predikat DPC Terbaik Nasional

Berita Terbaru

PERISTIWA

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Jumat, 12 Jun 2026 - 11:15 WIB