JURNALSUKABUMI.COM – Kepengurusan DPK KNPI Palabuhanratu memasuki babak baru. Di bawah kepemimpinan Ketua DPD KNPI Kabupaten Sukabumi, Gilang Gusmana, organisasi kepemudaan mulai menggulirkan konsolidasi hingga tingkat kecamatan sebagai langkah memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah.
Musyawarah Kecamatan (Muscam) DPK KNPI Palabuhanratu menjadi yang pertama digelar pada masa kepemimpinan Gilang. Sebanyak 27 Organisasi Kepemudaan (OKP) mengikuti proses pemilihan yang berlangsung secara demokratis hingga menghasilkan Rezal Septiansyah sebagai Ketua DPK KNPI Palabuhanratu.
Gilang mengatakan, pelaksanaan musyawarah merupakan amanat organisasi yang harus dijalankan untuk memperkuat struktur KNPI di tingkat kecamatan.
“Hari ini kami melaksanakan musyawarah kecamatan DPK KNPI Palabuhanratu. Ini menjadi musyawarah perdana di bawah kepemimpinan kami sebagai bagian dari konsolidasi organisasi,” ujarnya, Sabtu (25/7/2026).
Menurut Gilang, meski pemilihan berlangsung secara aklamasi, substansi demokrasi tetap terjaga karena seluruh tahapan organisasi dijalankan sesuai mekanisme.
Ia menegaskan, keberadaan DPK KNPI ke depan tidak boleh hanya menjadi organisasi administratif, tetapi harus mampu membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai instansi agar program kepemudaan memiliki dampak nyata di tengah masyarakat.
“Kami ingin pola kolaborasi yang sudah dibangun di tingkat kabupaten juga berjalan di tingkat kecamatan, termasuk di Palabuhanratu,” katanya.
Menanggapi dinamika KNPI yang berkembang di Kabupaten Sukabumi, Gilang memilih tidak memperdebatkan persoalan perbedaan kepengurusan. Menurutnya, yang lebih penting adalah menghadirkan gagasan dan karya nyata bagi masyarakat.
“Kita bertarung pada ide dan gagasan, bukan pada hal-hal lain. Siapa pun KNPI-nya, tujuannya harus sama, yaitu memberikan kontribusi terhadap pembangunan Kabupaten Sukabumi,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPK KNPI Palabuhanratu terpilih, Rezal Septiansyah, menilai pekerjaan rumah terbesar yang harus segera diselesaikan adalah membangun sekretariat organisasi yang layak sebagai pusat aktivitas kepemudaan.
Ia berkomitmen membawa KNPI Palabuhanratu menjadi organisasi yang lebih aktif dan mampu memperjuangkan kepentingan pemuda.
“PR terbesar kami sampai hari ini adalah sekretariat yang benar-benar aktif. Itu akan menjadi fokus awal agar organisasi bisa bergerak lebih maksimal,” ujarnya.
Selain membangun organisasi, Rezal juga menyoroti berbagai persoalan di Palabuhanratu sebagai ibu kota Kabupaten Sukabumi. Ia menilai pemuda harus berani menyampaikan kritik dan mengawal jalannya pemerintahan apabila menemukan kebijakan yang tidak berpihak kepada masyarakat.
“Sebagai ibu kota kabupaten, Palabuhanratu harus terus dibenahi. Pemuda tidak boleh diam ketika melihat persoalan yang menghambat kemajuan daerah,” katanya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan











