JURNALSUKABUMI.COM – Perhelatan Nyerenteng Day yang digelar di Rumah Inspirasi Alus Pisan (RIAP) Sukabumi akhir pekan lalu sukses menjadi panggung penempaan atlet-atlet bela diri muda.
Salah satu yang bersinar adalah Mohammad Ramdhan (19), atlet Kick Boxing dan Mixed Martial Arts (MMA) dari RIAP, yang berhasil menjuarai partai Mpro di ajang Sukabumi Nyerenteng Mini Series tersebut.
Bagi Ramdhan, kemenangan ini bukanlah kebetulan. Ia mengungkapkan, gelar juara yang didapatnya setelah menaklukkan lawan dari Bandung tersebut merupakan buah dari kedisiplinan dan perjuangan keras, terutama dalam mengatur berat badan.
“Diluar dugaan sih, soalnya tidak menyangka bakal berhenti di juara satu, bahkan bisa KO. Ini adalah hasil dari latihan keras juga,” tutur Ramdhan.
Ramdhan menceritakan, ia harus menurunkan berat badan dari 49 kg ke 45 kg untuk kelas yang diikutinya. Upaya ini menuntut tingkat disiplin yang ekstrem.
“Tantangannya benar-benar harus jaga makan, tidak bisa makan sembarangan, harus terus makan protein. Sampai lari tiap hari, tiap pagi bisa lari 10 KM seminggu berapa kali,” ungkapnya.
Ia menambahkan, proses penurunan berat badan sangat rentan. “Susah turunnya. Misal turun sekilo jadi 46, tidak lama seperti minum jus alpukat saja itu bisa naik lagi. Itu sih tantangannya,” tambah dia.
Nyerenteng Day Sebagai Persiapan Menuju Nasional
Partai Mpro yang dimenangkan Ramdhan di Nyerenteng Day memiliki arti strategis. Ajang ini dijadikannya sebagai pemanasan krusial jelang Babak Kualifikasi (BK) Porprov Jawa Barat di Lembang, Bandung, yang akan berlangsung sebulan ke depan.
“Latihan persiapan sudah berbulan-bulan, apalagi buat di ajang Porprov harus masuk,” tegas Ramdhan.
Ia menjelaskan bahwa ia kini memfokuskan karirnya di cabang IBCA MMA. Bukan tanpa alasan, Ramdhan memiliki rekam jejak yang menjanjikan di tingkat nasional.
“Saya sudah dua kali Kejurnas dan alhamdulillah dapat emas di tahun 2023 sama 2025. Jadi, difokuskan lagi di IBCA MMA terus ke PON nanti,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua panitia pelaksana Nyerenteng Day, Nonong Winata, menegaskan bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda rutin untuk melahirkan bakat seperti Ramdhan.
“Ajang ini diharapkan mampu melahirkan generasi atlet bela diri yang mampu membawa nama Sukabumi ke tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Reporter: Fira AFS l Redaktur: Ujang Herlan












