JURNALSUKABUMI.COM – Lapangan Mini Soccer Berstandar FIFA di Cibolang Cisaat Sukabumi Rabu (22/10/2025), menjadi saksi semangat luar biasa para santri dan guru pondok pesantren dalam ajang Liga Guru dan Santri Ponpes Sukabumi 2025.
Event mini soccer ini digelar spesial dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN), diikuti puluhan klub dari berbagai pondok pesantren se-Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Inisiator kegiatan sekaligus Ketua Panitia, H. Usman Sihabudin, S.H. atau akrab disapa Kang Usman, menyebut kompetisi ini menjadi yang pertama kali digelar di Sukabumi dan langsung disambut antusias oleh para peserta.

Liga ini bukan sekadar soal menang atau kalah, tapi untuk mempererat silaturahmi antar ponpes, guru, dan santri. Semangat kebersamaan ini yang utama,” ujar Kang Usman, guru sepuh Ponpes Al-Masthuriyah Cisaat.
Tahun perdana ini, Liga Santri diikuti oleh 9 pondok pesantren dan Liga Guru diikuti 15 pondok pesantren. Pertandingan berlangsung ketat dan penuh sportivitas hingga babak final.
Di laga puncak, Ponpes Hayatan Toyibah (Kota Sukabumi) berhasil keluar sebagai juara Liga Santri 2025 setelah mengalahkan Yaspi Cicantayan. Sementara posisi ketiga diraih Al-Masthuriyah Cisaat.

Untuk kategori Liga Guru Ponpes, Yasti FC Cisaat tampil gemilang dan merebut gelar juara usai melawan Al-Ghoni FC (Bani Al-Ghoni) Parakansalak, dengan Al-Istiqomah Gunungguruh di posisi ketiga.
Kang Usman berharap, kompetisi ini bisa menjadi agenda tahunan dan diikuti lebih banyak pesantren di tahun mendatang.
“Insyaallah tahun depan akan kami buat lebih besar dan terbuka untuk semua ponpes yang punya potensi di dunia olahraga,” tutupnya dengan penuh semangat.

Ajang yang sarat semangat kebersamaan ini pun menjadi bukti bahwa santri dan guru ponpes tak hanya piawai dalam ilmu agama, tapi juga tangguh di lapangan hijau.
Redaktur: Ujang Herlan












