Bupati Akui Ada Keteledoran Pemasok MBG Usai Temuan Plester di Makanan Siswa SD

Selasa, 21 Oktober 2025 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Bupati Sukabumi, Asep Japar, menanggapi cepat viralnya video penemuan plester (hansaplast) di dalam menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan kepada siswa SD Negeri Gadis, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

Bupati Asep Japar mengakui bahwa insiden tersebut merupakan murni keteledoran yang terjadi di tingkat pemasok.

Meski demikian, ia meminta masyarakat tidak menjadikan insiden ini sebagai alasan untuk menghentikan dukungan terhadap program nasional yang sangat bermanfaat bagi gizi anak-anak tersebut.

“Kita di Kabupaten Sukabumi harus bersyukur bahwa ini program presiden. Ini membantu masyarakat, khususnya anak-anak, jadi kita harus dukung. (Kejadian) itu mungkin ada keteledoran ataupun apa,” tegas Asep Japar.

Sebagai langkah cepat, Bupati menyatakan bahwa Satuan Tugas (Satgas) sudah dibentuk dan tim telah diterjunkan ke lapangan. Mereka bertugas melakukan survei dan peninjauan langsung, termasuk memeriksa dapur penyedia makanan.

“Kita kan sudah dibentuk Satgas, bahkan tim Satgas sudah turun ke lapangan untuk meninjau survei termasuk dari dapurnya, ada strukturnya,” tambahnya.

Di sisi lain, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cigunung, Desa Sukaresmi, Hana Nabilah Azmi, menyampaikan permohonan maaf publik atas insiden yang merugikan tersebut.

“Saya ingin memohon permintaan maaf sebesar-besarnya atas kejadian yang viral tentang penemuan plester di tahu ini,” ujar Hana.

Menurut Hana, permasalahan ini telah diselesaikan dengan baik. Pihak yang memposting temuan tersebut sudah datang untuk klarifikasi, dan bukti fisik telah diamankan oleh pihak SPPG. Ia berjanji akan melakukan evaluasi total untuk mencegah kejadian serupa terulang.

“Masalah ini sudah clear, yang bersangkutan sudah datang, barang bukti sudah ada di kami. Kami juga akan mengevaluasi kesalahan apa yang ada di dapur sampai bisa terjadi seperti ini,” jelasnya.

Hana Nabilah Azmi berkomitmen untuk menerapkan pengawasan yang lebih ketat.

“Untuk kedepannya, saya juga menekankan untuk lebih berhati-hati lagi. Insyaallah, kejadian seperti ini tidak akan terjadi lagi,” pungkasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah
Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS
ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager
PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha
Membusuk di Pembaringan Selama 31 Tahun, Keluarga Terharu saat Bupati Sukabumi Datang ke Rumah Ahmad Yani
SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:40 WIB

Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:34 WIB

Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:26 WIB

ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Senin, 1 Juni 2026 - 12:14 WIB

DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager

Berita Terbaru