Belasan Pelajar Terlibat Tawuran Dibina Polisi dan Orang Tua di Pondok Pesantren

Jumat, 19 September 2025 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Sukabumi Kota bersama orang tua dari 11 pelajar yang terlibat tawuran menyerahkan mereka ke Pondok Pesantren Dzikir Al Fath.

Para pelajar ini sebelumnya diamankan polisi karena membuat keonaran di Jalan Otto Iskandar Dinata pada Senin (15/9/2025).

Proses penyerahan 9 pelajar laki-laki dan 2 pelajar perempuan tersebut dilakukan pada Kamis (18/9/2025).

Pembinaan ini merupakan bagian dari program Lentera Hati Bintana (LHB) yang bertujuan memperbaiki mental dan perilaku para siswa.

Menurut Wakapolres Sukabumi Kota, Kompol Fajri Anbiyaa, pendekatan ini diambil untuk memberikan perbaikan mental dan pendidikan terhadap siswa-siswa yang tertangkap melakukan tawuran dan geng motor.

Ia berharap para siswa ini dapat kembali menjadi pribadi yang lebih baik dan kembali ke sekolah.

“Selama enam hari, para pelajar akan mendapatkan pembinaan mental dan spiritual secara intensif,” jelas Kompol Fajri.

Mereka akan diajarkan ajaran-ajaran Islam seperti shalat, shalawat, dan puasa. Hal ini bertujuan agar pendidikan yang diberikan dapat meresap secara mendalam di hati mereka.

“Kegiatannya berbasis kepada pendidikan Islami. Jadi diajarkan salat, shalawat, shaum dan kegiatan-kegiatan yang mendorong supaya pendidikan Islam itu dilakukan,” ungkapnya.

“Sehingga hasilnya itu secara Islami bisa meresap langsung di hati para peserta diklat,” tambah dia.

Setelah menjalani masa pembinaan di pesantren, ke-11 pelajar tersebut akan dikembalikan kepada orang tua mereka.

Perlu diketahui, insiden tawuran ini menyebabkan dua pelajar mengalami luka-luka akibat sabetan senjata tajam.

 

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:39 WIB

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Berita Terbaru