Petani Keluhkan Harga Singkong Rp 400 Perak, DPRD Siap Tampung Sesuai HET

Kamis, 18 September 2025 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Keluhan petani singkong di Desa Limusnunggal, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, menjadi sorotan utama dalam agenda reses Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Junajah Jajah Nurdiansyah.

Pasalnya, harga singkong di tingkat petani saat ini hanya berkisar Rp300 hingga Rp400 per kilogram, jauh dari harapan dan belum mampu menyejahterakan.

Kepala Desa Limusnunggal, Rusman, menyampaikan harapan besar agar aspirasi masyarakat bisa ditindaklanjuti oleh DPRD.

“Mudah-mudahan Pak Dewan dalam reses ini bisa menghasilkan sesuatu yang lebih bermanfaat, khususnya bagi Desa Limusnunggal,” ungkapnya, Kamis (18/9/2025).

Selain masalah harga singkong, masyarakat juga mengeluhkan sejumlah persoalan lain, mulai dari kesulitan akses layanan kesehatan bagi warga yang tidak memiliki KIS, jalan lingkungan yang rusak, hingga keterbatasan air bersih di tiga RT yang selama ini masih mengandalkan sumber air dari girik sawah dengan jarak 1–2 kilometer.

Anggota DPRD Sukabumi dari Komisi III, Jajah Nurdiansyah, menegaskan siap menampung dan memperjuangkan aspirasi petani, termasuk usulan penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) singkong agar tidak lagi tertekan harga pasar.

“Kalau kualitas singkong bagus, saya pribadi membutuhkan hingga 2 ton per hari. Persoalannya ada pada rantai distribusi dan pengepul. Hal ini akan kita perjuangkan bersama supaya petani bisa lebih sejahtera,” tegas Jajah.

Dalam kesempatan tersebut, Jajah juga menyinggung infrastruktur dan persoalan listrik yang membahayakan warga karena instalasi kabel belum terbungkus dengan aman.

“Komisi saya akan buatkan surat agar bisa segera ditindaklanjuti. Ini bukan soal intervensi, tapi komunikasi yang membangun supaya tidak membahayakan,” jelasnya.

Disamping itu, pembangunan infrastruktur di wilayah Pasirsuren–Cikidang akan masuk program 2026 lintas nasional. Dengan adanya perhatian di berbagai sektor, Jajah berharap aspirasi masyarakat Limusnunggal dapat segera terealisasi.

“Harapan kita semua, keluhan masyarakat bisa dicarikan solusi nyata, baik soal harga singkong, air bersih, maupun akses layanan kesehatan. DPRD hadir untuk menampung dan memperjuangkan kepentingan rakyat,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah
Wabup Andreas Sebut Pramuka Jadi Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi ‎
Konflik Nelayan Ujunggenteng Mereda, DPRD Sukabumi Dorong 12 Aturan Dipatuhi
Dorong Pemilih Cerdas Pemilu 2029, Heri Gunawan dan KPU Kota Sukabumi Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik
Gelar Sosialisasi Pemilih Berkelanjutan di Nyalindung, Heri Gunawan Dorong Masyarakat Jadi Pemilih Cerdas
Sampaikan Pesan Bung Karno, Ono Surono: Bangsa yang Kuat Terlahir dari Ibu Hebat
Gelar Sosialisasi ATR/BPN di Nyalindung, Heri Gunawan Dorong Percepatan PTSL dan Reforma Agraria

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Wabup Andreas Sebut Pramuka Jadi Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi ‎

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Konflik Nelayan Ujunggenteng Mereda, DPRD Sukabumi Dorong 12 Aturan Dipatuhi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Dorong Pemilih Cerdas Pemilu 2029, Heri Gunawan dan KPU Kota Sukabumi Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB