Pasar Rakyat UMKM HJKS 155: Meriah Budaya, Tapi Ekonomi Masih Lesu

Kamis, 11 September 2025 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Gelaran Pasar Rakyat UMKM Hari Jadi ke-155 Kabupaten Sukabumi di Lapangan Cangehgar, Palabuhanratu, jadi salah satu agenda yang paling ditunggu masyarakat.

Namun di balik kemeriahan panggung seni dan budaya, geliat ekonomi ternyata belum menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Ketua event organizer, Agus Candra, mengungkapkan bahwa kondisi ekonomi saat ini membuat dampak pasar rakyat tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau bicara perputaran ekonomi, justru turun drastis hampir 50 persen. Sudah enam bulan terakhir kegiatan pasar malam, bazar, atau pameran juga lesu. Perputaran uang jauh berkurang dibanding tahun-tahun lalu,” ungkap Agus, Kamis (11/9/2025).

Meski pengunjung pasar rakyat cukup ramai, terutama karena hadirnya berbagai penampilan seni budaya daerah hingga kesenian nasional, jumlah pembelian produk UMKM masih sangat minim. Agus menilai kondisi ekonomi masyarakat yang sulit membuat daya beli menurun.

“Yang datang banyak, tapi yang belanja sedikit. Mungkin memang kondisi ekonomi sedang susah,” tambahnya.

Kondisi ini tentu berimbas langsung pada para pelaku UMKM. Sejumlah pedagang dan pengusaha kecil mengaku pemasukan mereka tidak sebanding dengan biaya operasional yang dikeluarkan. Walaupun angka kerugian belum bisa diprediksi secara pasti, potensi kerugian jelas cukup besar jika tren belanja tidak membaik.

Meski begitu, pihak event organizer bersama pengusaha lokal terus berupaya mencari strategi agar pameran UMKM HJKS tetap berjalan dan bisa menjadi tombak pemulihan ekonomi, khususnya di Palabuhanratu.

Diketahui, Gelaran HJKS ke-155 diharapkan bisa jadi momentum pemulihan ekonomi Sukabumi pasca berbagai tantangan, mulai dari demo nasional hingga penundaan expo sebelumnya.

“Kami terus berusaha membuat terobosan agar pengunjung bertahan dan semakin banyak yang datang. Kalau EO tugasnya meramaikan, sementara peserta pameran juga harus kreatif menampilkan produk agar menarik minat beli,” tandas Agus.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat
Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar
Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 
DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali
DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu
Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional
Jelang Musda MUI 2026, Diaga Muda Indonesia Sukabumi Raya Serukan Ukhuwah Islamiyah
BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:28 WIB

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat

Senin, 20 Juli 2026 - 15:47 WIB

Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 

Senin, 20 Juli 2026 - 12:05 WIB

DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:11 WIB

DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:22 WIB

Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional

Berita Terbaru