Aksi Solidaritas Ojol di Sukabumi, Tuntut Keadilan untuk Rekan yang Tewas

Jumat, 29 Agustus 2025 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Aksi unjuk rasa ratusan pengemudi ojek online (ojol) di Polres Sukabumi Kota pada Senin (29/08/2025) menjadi luapan kekecewaan dan solidaritas atas kasus kecelakaan di Jakarta yang menimpa rekan sesama profesi.

Insiden tersebut menjadi pemicu utama yang mendorong para driver di Sukabumi untuk turun ke jalan menuntut keadilan.

Menurut Koordinator Lapangan, Asep Saepul Ramdani, kasus kecelakaan yang merenggut nyawa salah satu driver ojol di Jakarta Barat telah membangkitkan kemarahan komunitas.

“Korban yang meninggal berada di Jakarta Barat, tapi bagi kami, siapa pun itu korbannya, kami satu aspal. Kami akan mendukung teman-teman kami yang mengalami musibah itu,” ujar Asep.

Meskipun lokasi kecelakaan jauh dari Sukabumi, Asep menegaskan bahwa informasi mengenai kasus ini menyebar dengan cepat di kalangan komunitas ojol melalui grup-grup komunikasi.

Solidaritas yang kuat membuat para driver di Sukabumi merasa terpanggil untuk ikut bersuara.

Aksi ini juga didorong oleh kekecewaan terhadap penanganan kasus dan sikap pimpinan kepolisian. Salah satu tuntutan utama mereka adalah agar Kapolri dicopot dari jabatannya.

“Kami menilai Bapak Kapolri tidak memiliki rekam jejak positif bagi komunitas ojek online,” ungkapnya.

Di sisi lain, massa juga mendesak agar Polresta Sukabumi melayangkan surat resmi kepada Mabes Polri untuk mengusut tuntas pelaku kecelakaan.

Mereka berharap kasus ini tidak berakhir tanpa kejelasan dan pelaku dapat segera diproses hukum.

Menanggapi aksi solidaritas ini, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwandi, mengapresiasi cara para driver menyampaikan aspirasi dengan tertib.

Pihak kepolisian juga berjanji akan meneruskan tuntutan tersebut kepada pimpinan di tingkat provinsi.

“Kami akan melaporkan seluruh kegiatannya, baik itu perkuatan, jumlah massa aksi, dan tuntutannya kepada Bapak Kapolda Jawa Barat,” jelas AKBP Rita Suwandi.

Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk memastikan aspirasi para pengunjuk rasa tersampaikan dengan baik.

 

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan
Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda
DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik
Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug
Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil
Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota
Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki
Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:35 WIB

Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:59 WIB

Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:44 WIB

DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:23 WIB

Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:38 WIB

Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil

Berita Terbaru