Misteri Kematian Wanita di Kamar Kos Sukaraja, Polisi Temukan Luka Lebam

Selasa, 5 Agustus 2025 - 18:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Warga Kampung Kebonmanggu, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan mayat seorang wanita berinisial SL (41) di kamar kosnya. Korban ditemukan pada Senin, 4 Agustus 2025, sekitar pukul 18.30 WIB.

Menurut Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, AKP Astuti Setyaningsih, penemuan mayat ini bermula dari kecurigaan F (35), tetangga korban. Saksi F mencoba memanggil korban, namun tidak ada jawaban.

Khawatir, F kemudian membuka pintu kamar kos yang tidak terkunci dan menemukan korban dalam posisi terlentang.

“Saat membuka pintu, saksi F mendapati lampu kamar dalam keadaan mati. Setelah menyalakan lampu, ia melihat korban sudah terlentang tak bergerak,” ujar Astuti.

Saksi F lantas meminta bantuan tetangga lain, An (30). Keduanya memeriksa denyut nadi dan pernapasan korban, memastikan bahwa korban sudah tidak bernyawa. Setelah itu, mereka langsung melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian.

Polsek Sukaraja dan tim Inafis Polres Sukabumi Kota segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Garis polisi dipasang dan saksi-saksi dimintai keterangan. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD R. Syamsudin S.H. untuk diperiksa.

Humas RSUD R. Syamsudin S.H., Irfan Nugraha, menjelaskan bahwa jenazah tiba di rumah sakit sekitar pukul 21.00 WIB pada Senin malam. Pihak rumah sakit melakukan visum luar sesuai permintaan penyidik.

“Saat pemeriksaan sekitar pukul 22.30 WIB, kami menemukan beberapa luka pada jenazah. Ada luka lebam kecil di bahu kanan berukuran sekitar 3×4 cm, serta luka lecet di jari telunjuk dan jari tengah tangan kanan,” kata Irfan.

Irfan menambahkan, saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian lengkap. Namun, karena pihak keluarga tidak mengizinkan autopsi, penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan.

“Berdasarkan keterangan dokter forensik, estimasi waktu kematian korban adalah sekitar dua hingga enam jam sebelum jenazah tiba di rumah sakit,” pungkasnya.

Jenazah korban telah dijemput oleh pihak keluarga pada pukul 00.30 WIB dan dibawa untuk proses pemakaman. Kasus ini masih dalam penanganan kepolisian.

 

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!
Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB