Verifikasi KKS, DLH Sambut Baik Gerakan Pola Hidup Sehat

Senin, 4 Agustus 2025 - 20:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyatakan dukungan penuh terhadap proses verifikasi lanjutan Program Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tahun 2025 yang dilakukan bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Senin (4/8/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi ini menjadi bagian dari upaya daerah untuk meraih Penghargaan Swasti Saba Wistara, sekaligus mendorong terciptanya budaya hidup sehat di seluruh lapisan masyarakat.

Plt Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Sahril Hidayat, menegaskan pihaknya siap berkolaborasi dengan lintas sektor untuk memastikan penerapan pola hidup sehat dapat berjalan optimal.

“Kabupaten/Kota Sehat ini bukan hanya program simbolis. Ini adalah gerakan kolektif untuk membangun kesadaran masyarakat agar hidup lebih bersih, sehat, dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Sahril menambahkan, DLH memiliki peran strategis terutama dalam penataan lingkungan permukiman, pengelolaan sampah, pengendalian pencemaran, serta penghijauan kawasan.

“Keberhasilan program KKS sangat bergantung pada keterlibatan aktif warga,” tambahnya.

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, dalam paparannya di hadapan tim verifikasi, menegaskan bahwa KKS tidak boleh dipandang sekadar memenuhi indikator teknis untuk meraih penghargaan.

“Program Kabupaten Sehat adalah manifestasi nyata dari cita-cita besar bangsa mewujudkan kualitas hidup masyarakat yang bersih, aman, nyaman, dan sehat untuk semua,” ungkapnya.

Ia memaparkan berbagai langkah yang sudah dilakukan, mulai dari penataan permukiman sehat, sekolah sehat, penguatan ketahanan pangan, hingga peningkatan gizi masyarakat. Semua itu dilaksanakan melalui Forum Kabupaten Sehat yang melibatkan pemerintah, swasta, hingga komunitas warga.

Berdasarkan evaluasi tim pusat, penyelenggaraan KKS di Kabupaten Sukabumi dinilai sudah berjalan baik. Namun, masih ada sejumlah indikator yang belum lengkap data pendukungnya.

“Kami akan segera melengkapi beberapa indikator yang belum lengkap. Verifikasi ini menjadi bahan evaluasi penting untuk memperbaiki kinerja ke depan,” kata Bupati.

 

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat
Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:19 WIB

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Berita Terbaru