JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi terus melakukan terobosan dalam pengembangan sektor pariwisata berkelanjutan.
Salah satu fokus utama saat ini adalah mengintegrasikan potensi perikanan dengan pariwisata, sebagai strategi memperkuat daya tarik destinasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dispar Kabupaten Sukabumi, Luki Mufti, mengungkapkan bahwa hubungan antara sektor perikanan dan pariwisata sangat erat dan saling menguntungkan.
“Perikanan bukan hanya soal ketahanan pangan, tetapi juga punya nilai wisata tinggi, terutama dalam konsep wisata bahari berbasis perikanan,” ujar Luki, Kamis (19/6/2025).
Menurutnya, konsep ini mulai diminati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara karena menawarkan pengalaman yang otentik dan tak biasa. Dispar saat ini sedang mengembangkan empat jenis wisata utama berbasis perikanan:
Wisata Memancing (Sport Fishing)
Nikmati sensasi memancing di laut lepas yang seru dan menantang, sambil menyaksikan panorama pantai Sukabumi yang menawan.
Wisata Kuliner Hasil Laut
Restoran dan warung lokal menyajikan ikan segar langsung dari laut. Kuliner lezat dengan latar belakang debur ombak jadi daya tarik utama.
Fishing Tour (Pengalaman Melaut)
Wisatawan bisa ikut nelayan melaut, merasakan langsung kehidupan di laut. Aktivitas ini jadi pengalaman berkesan dan edukatif.
Eduwisata Budidaya Ikan
Tambak, keramba jaring apung, dan pusat pembenihan (hatchery) dibuka sebagai sarana edukasi, cocok untuk pelajar, keluarga, bahkan peneliti.
Luki menegaskan bahwa seluruh pengembangan ini dilakukan dengan pendekatan berbasis masyarakat dan berorientasi dampak langsung bagi warga sekitar.
“Ketika wisatawan datang untuk memancing, mencicipi hasil laut, atau menyaksikan tradisi budaya nelayan, mereka ikut berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan laut dan menghidupkan ekonomi lokal,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












