Aksi Premanisme Bakal Ditindak Tegas di Sukabumi, Sekda: Sesuai Arahan Presiden!

Kamis, 15 Mei 2025 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Terpadu Operasi Penanganan Premanisme dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

Rakor digelar secara virtual dari Sekretariat Daerah Palabuhanratu, Kamis (15/5/2025). Pelaksana Harian (Plh) Direktur Organisasi Kemasyarakatan Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri RI, Abdul Gafur, menjelaskan bahwa pembentukan Satgas Terpadu merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri, serta hasil kesepakatan lintas lembaga yang dikoordinasikan oleh Kemenko Polhukam.

“Satgas ini bertujuan menindaklanjuti keberadaan ormas yang tidak berbadan hukum dan beroperasi di luar standar operasional prosedur (SOP). Jika ditemukan pelanggaran yang berpotensi mengganggu ketertiban dan menghambat investasi, maka dapat dilakukan penindakan hukum,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Gafur mengapresiasi Provinsi Jawa Barat, khususnya kepada Sekretaris Daerah yang telah melaporkan struktur Satgas secara lengkap.

“Terima kasih kepada 27 kabupaten/kota di Jawa Barat yang telah membentuk tim Satgas. Laporan ini akan kami sampaikan kepada Menteri Dalam Negeri dan Satgas Pusat,” ujarnya.

Ia juga mendorong partisipasi aktif masyarakat melalui hotline pengaduan yang tersedia di tiap daerah, demi mendukung terciptanya iklim yang aman dan kondusif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Barat, Wahyu Mijaya, menyampaikan bahwa pembentukan Satgas di wilayahnya telah tuntas dan kini memasuki tahap pelaksanaan.

“Kegiatan di lapangan sudah berjalan, mulai dari pemetaan wilayah rawan, penentuan lokasi prioritas, hingga tindakan konkret penanganan. Kami juga menyediakan aplikasi ‘Sapa Warga’ sebagai sarana pelaporan praktik premanisme,” ungkap Wahyu.

Menanggapi hal tersebut, Sekda Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memastikan bahwa pemerintah daerah telah membentuk Satgas sebagaimana arahan pusat. Satgas tersebut dipimpin oleh Aparat Penegak Hukum (APH) dan telah mulai melakukan langkah awal.

“Sejumlah pendekatan telah kami lakukan sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program ini. Apalagi hal ini langsung sesuai intruksi Pak Presiden,” singkatnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Beasiswa Gubernur Jawa Barat 2026 di Nusa Putra University, Berikut Syaratnya!
Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan
Heri Gunawan: Jangan Atasnamakan Rakyat untuk Kritik Destruktif Program Makan Bergizi Gratis
SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat Nasional
BEM Bersatu Tolak Gerakan Mahasiswa yang Ditunggangi Politik Praktis
Agus Andrianto Dorong Lapas Kembangkan Usaha Mandiri, Tegaskan Jajaran Jangan “Nakal”
Menteri Yandri Susanto ‘Tantang’ Mahasiswa UMMI Bangun Desa Entrepreneur
Ole Romeny Jadi Pahlawan! Indonesia Tundukkan Mozambik 1-0 di FIFA Matchday

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 12:45 WIB

Beasiswa Gubernur Jawa Barat 2026 di Nusa Putra University, Berikut Syaratnya!

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:16 WIB

Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:20 WIB

Heri Gunawan: Jangan Atasnamakan Rakyat untuk Kritik Destruktif Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:33 WIB

SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat Nasional

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:13 WIB

BEM Bersatu Tolak Gerakan Mahasiswa yang Ditunggangi Politik Praktis

Berita Terbaru