Dispar Siap Jadikan Nyaah Ka Indung Pilar Pariwisata Berbasis Sosial Budaya

Minggu, 13 April 2025 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Di tengah geliat promosi keindahan alam dan geopark kelas dunia, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi menunjukkan bahwa pesona daerah tidak hanya bisa ditampilkan lewat lanskap, tapi juga lewat kelembutan hati.

Program Sukabumi Nyaah Ka Indung menjadi panggung baru di mana kepedulian sosial, nilai-nilai kultural, dan misi kepariwisataan bertemu dalam harmoni.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menyambut hangat peluncuran program ini sebagai bentuk penguatan identitas lokal yang berpihak pada kemanusiaan.

“Pariwisata bukan hanya soal menarik wisatawan, tapi juga tentang bagaimana kita menciptakan lingkungan yang penuh welas asih dan memuliakan budaya lokal. Ibu adalah simbol kasih dan kebijaksanaan dalam budaya Sunda. Ini sangat sejalan dengan semangat kepariwisataan berbasis budaya,” ujar Sendi.

Dalam implementasinya, program ini mewajibkan para pejabat daerah, termasuk yang ada di lingkungan Dinas Pariwisata, untuk memiliki indung asuh yaitu ibu lansia atau janda yang tidak memiliki penghasilan tetap dan masih memiliki tanggungan hidup. Bantuan disalurkan rutin setiap bulan, bukan sebagai kewajiban administratif, tetapi bentuk pengabdian yang dilandasi keikhlasan.

“Bagi kami di Dinas Pariwisata, ini bukan sekadar menjalankan perintah. Ini menjadi bagian dari misi kami menjaga warisan budaya non-benda, yakni cara masyarakat Sunda memuliakan perempuan dan orang tua,” tambahnya.

Uniknya, Dinas Pariwisata melihat peluang sinergi antara program ini dan pengembangan destinasi wisata berbasis komunitas. Dalam jangka panjang, pihaknya berencana mendorong keterlibatan para indung asuh dalam program edukasi budaya dan wisata, seperti menjadi narasumber cerita rakyat, pengrajin tradisional, atau bahkan tokoh penggerak di desa wisata.

“Kita ingin wisatawan tak hanya melihat pemandangan, tapi juga merasakan hangatnya nilai-nilai lokal. Para ibu ini bisa jadi jembatan emosi antara wisatawan dan kearifan lokal kita,” jelas Sendi.

Dengan partisipasi dalam program ini, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi membuktikan bahwa membangun pariwisata tidak harus selalu dengan pembangunan fisik. Ada cara yang lebih dalam: membangun empati, solidaritas, dan penghormatan terhadap perempuan yang menjadi tiang keluarga.

“Jika kita bisa menjual keindahan pantai dan geopark ke dunia, maka kita juga bisa memperkenalkan budaya hormat kepada orang tua dan kasih kepada ibu sebagai bagian dari pesona Sukabumi. Itulah pariwisata yang punya hati,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pemkab Sukabumi Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI, Catat Prestasi 12 Kali Berturut-turut
Lepas Atlet ke POPWILDA Jabar 2026, Wabup Sukabumi: Percaya Diri, Fokus dan Pantang Menyerah
Hergun Pastikan PPPK Tak Akan Diberhentikan Meski Daerah Terkendala Anggaran
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Sukabumi Gencarkan Gerakan 3R
Dari Sukabumi untuk Indonesia, MAGNET Kembali Menggema dengan EP “Matahari Hati”
Hergun Sampaikan Pesan Sederhana Kunci Rumah Tangga Harmonis di Pernikahan Anton Susanto
Pemkab Sukabumi Tegaskan Respons Cepat Aduan Warga, Keterbukaan Informasi Jadi Prioritas
Hergun Jadi Saksi Nikah Relawan Manuk Dadali, Anton dan Laelatu Resmi Menikah di Parungkuda

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:40 WIB

Pemkab Sukabumi Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI, Catat Prestasi 12 Kali Berturut-turut

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:15 WIB

Lepas Atlet ke POPWILDA Jabar 2026, Wabup Sukabumi: Percaya Diri, Fokus dan Pantang Menyerah

Senin, 8 Juni 2026 - 16:44 WIB

Hergun Pastikan PPPK Tak Akan Diberhentikan Meski Daerah Terkendala Anggaran

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:35 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Sukabumi Gencarkan Gerakan 3R

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:53 WIB

Dari Sukabumi untuk Indonesia, MAGNET Kembali Menggema dengan EP “Matahari Hati”

Berita Terbaru

PERISTIWA

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Jumat, 12 Jun 2026 - 11:15 WIB