Lahan Sawah Rusak, Dinas Pertanian Tindaklanjuti Dampak Tambang

Jumat, 11 April 2025 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Musibah limpasan lumpur yang merusak hampir 30 hektare lahan pertanian di Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan, mendapat respons cepat dari Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi.

Tak ingin berlarut-larut, dinas langsung menerjunkan tim ke lokasi kejadian untuk melakukan pendataan dan investigasi lapangan.

Tim dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Produksi dan Perlindungan Usaha Pertanian, Eris Firmansyah, yang turun bersama Wakil Bupati Sukabumi Andreas, jajaran BPP Simpenan, serta UPTD Wilayah IV Palabuhanratu, Kamis (10/4/2025).

“Ini bagian dari upaya cepat kami memotret kondisi aktual di lapangan. Dari hasil pendataan, sekitar 22 hektare sawah masyarakat dan 7 hektare sawah garapan di area perkebunan PT Cigaru terdampak lumpur berat,” ujar Eris, Jumat (11/4/2025).

Limpasan lumpur diketahui berasal dari Desa Kertajaya, wilayah operasi tambang emas PT Golden. Lumpur mengalir mengikuti jalur air alami, sebelum akhirnya menetap di petakan-petakan sawah milik petani lokal. Akibatnya, tanaman padi yang sedang memasuki usia tanam kritis antara 15 hari hingga menjelang panen terancam gagal panen.

Visual dari warga dan pantauan citra udara menunjukkan dampak yang mengkhawatirkan: lanskap sawah berubah drastis menjadi kolam lumpur cokelat. Alur irigasi tertutup dan ekosistem tanah sawah rusak.

Dinas Pertanian tak hanya berhenti pada pendataan. Menurut Eris, pihaknya tengah menyusun laporan resmi yang akan dijadikan dasar untuk mengusulkan program pemulihan dan normalisasi sawah dan saluran air ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat.

“Petani tidak bisa menunggu terlalu lama. Kami akan dorong agar pemulihan ini menjadi prioritas, karena menyangkut keberlangsungan pangan masyarakat lokal,” tambahnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager
PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha
Membusuk di Pembaringan Selama 31 Tahun, Keluarga Terharu saat Bupati Sukabumi Datang ke Rumah Ahmad Yani
SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen
SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah dan Pemotongan Hewan Kurban
Apresiasi Kepedulian Hergun, Insan Pers Sukabumi: Beliau Bukan Sekadar Mitra, Tapi Orangtua

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:26 WIB

ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Senin, 1 Juni 2026 - 12:14 WIB

DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:53 WIB

PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:22 WIB

Membusuk di Pembaringan Selama 31 Tahun, Keluarga Terharu saat Bupati Sukabumi Datang ke Rumah Ahmad Yani

Berita Terbaru