Hamzah Gurnita Dorong Pemulihan Pascabanjir di Sukabumi: Ayo Bergerak Bersama

Senin, 17 Maret 2025 - 19:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Bencana banjir bandang yang melanda Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, menyisakan duka bagi banyak warga. Rumah-rumah rusak, akses jalan terputus, dan kebutuhan pokok semakin sulit dijangkau.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, turun langsung ke lokasi bersama Wakil Ketua DPRD, Usep, untuk menyalurkan bantuan kepada para korban.

Saat menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan perlengkapan kebutuhan rumah tangga, Hamzah Gurnita menyampaikan rasa simpatinya kepada para korban.

“Kami turut berduka atas musibah ini. Bantuan yang kami bawa mungkin tidak cukup untuk menggantikan semua yang hilang, tetapi kami berharap ini bisa menjadi penyemangat bagi warga untuk tetap kuat menghadapi cobaan,” ujar Hamzah.

Lebih dari sekadar menyalurkan bantuan, ia menegaskan bahwa pemulihan pascabencana harus menjadi prioritas utama. Menurutnya, tidak cukup hanya memberikan bantuan darurat, tetapi juga harus ada langkah nyata dalam perbaikan infrastruktur dan hunian warga.

“Kami di DPRD akan mendorong pemerintah daerah untuk mempercepat rehabilitasi. Rumah-rumah warga yang rusak harus segera diperbaiki, akses jalan yang terputus harus segera dibangun kembali. Masyarakat tidak boleh dibiarkan berjuang sendiri,” tegasnya.

Hamzah Gurnita juga mengajak berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan relawan, untuk bergotong royong dalam upaya pemulihan.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja. Ini saatnya seluruh elemen masyarakat bersatu, saling membantu, dan memastikan saudara-saudara kita yang terdampak bisa kembali menjalani kehidupan dengan layak,” tambahnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya mitigasi bencana agar kejadian serupa tidak terus berulang. Pengelolaan daerah aliran sungai, perbaikan drainase, dan penghijauan kawasan rawan banjir harus menjadi perhatian serius ke depan.

“Bencana ini bukan yang pertama, dan bisa jadi bukan yang terakhir. Kita harus belajar dari pengalaman dan mulai membangun sistem yang lebih baik agar dampaknya bisa diminimalkan,” tutupnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

DPRD Sukabumi Mulai Bedah APBD 2027, Jawaban Pemda Bakal Dikulik di Komisi
DPRD Sukabumi Bahas Dua Raperda Strategis, Investasi dan Tirta Jaya Mandiri Jadi Perhatian
Budi Azhar Berdiri di Podium, Pembukaan UUD 1945 Dibacakan di Hari Kesaktian Pancasila
Raperda APBD 2027 Sukabumi Fokus Perkuat Agroindustri dan Pariwisata
APBD Perubahan Sukabumi Disepakati, Tambahan Rp89 Miliar Fokus Program Prioritas 
Ketua DPRD Ikut Nyanyi Mati Lampu, Bapeni Sukses Hidupkan Paripurna Istimewa HJKS ke-156
156 Tahun Sukabumi, Paripurna Istimewa Jadi Momentum Menatap Tantangan Pembangunan
400 SPPG Wajib Urus PBG, DPRD Sukabumi Hitung Potensi PAD Bisa Tembus Rp2 Miliar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:03 WIB

DPRD Sukabumi Mulai Bedah APBD 2027, Jawaban Pemda Bakal Dikulik di Komisi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:57 WIB

DPRD Sukabumi Bahas Dua Raperda Strategis, Investasi dan Tirta Jaya Mandiri Jadi Perhatian

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Budi Azhar Berdiri di Podium, Pembukaan UUD 1945 Dibacakan di Hari Kesaktian Pancasila

Rabu, 30 September 2026 - 16:53 WIB

Raperda APBD 2027 Sukabumi Fokus Perkuat Agroindustri dan Pariwisata

Rabu, 16 September 2026 - 13:09 WIB

APBD Perubahan Sukabumi Disepakati, Tambahan Rp89 Miliar Fokus Program Prioritas 

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB