JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi terus berinovasi dalam meningkatkan akses layanan Keluarga Berencana (KB) dan Kesehatan Reproduksi bagi masyarakat.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggelar Pelayanan KB serentak di Pasar Tradisional se-Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan ini bekerja sama dengan UPTD Dalduk dan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas di seluruh Kabupaten Sukabumi. Langkah ini dilakukan sebagai pendekatan proaktif agar layanan KB lebih mudah dijangkau oleh masyarakat, terutama perempuan usia subur yang aktif di pasar tradisional.
Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, didampingi Kepala Bidang Keluarga Berencana, Nandi Sugandi, serta Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Data, dan Informasi, Ani Andriyani, langsung meninjau Pelayanan KB di Puskesmas Warungkiara dan sosialisasi Kesehatan Reproduksi di Pasar Tradisional Warungkiara.
Berdasarkan data sementara, pada pelayanan serentak ini telah tercatat lebih dari 256 akseptor KB metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) dan 325 akseptor Non-MKJP di 10 kecamatan Kabupaten Sukabumi. Jumlah ini diperkirakan terus bertambah, seiring dengan berlangsungnya kegiatan pelayanan.
Menurut Uus Pirdaus, penyediaan layanan KB di pasar tradisional merupakan pendekatan inovatif dan strategis dalam mendukung Program KB Nasional.
“Dengan mendekatkan layanan KB ke pasar tradisional, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mendapatkan informasi dan akses terhadap layanan ini. Ini akan meningkatkan partisipasi dalam program KB, serta berkontribusi pada peningkatan kesehatan reproduksi dan kesejahteraan keluarga,” jelasnya, Senin (17/03/2025).
Melalui langkah ini, DPPKB Kabupaten Sukabumi tidak hanya mendekatkan pelayanan KB, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perencanaan keluarga.
Sosialisasi kesehatan reproduksi di pasar tradisional juga menjadi bagian dari edukasi bagi perempuan dan keluarga mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan memilih metode KB yang sesuai.
“DPPKB Kabupaten Sukabumi terus berkomitmen untuk mempermudah akses layanan KB dan kesehatan reproduksi, terutama bagi masyarakat di wilayah yang sulit terjangkau fasilitas kesehatan,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












