JURNALSUKABUMI.COM – Lantunan Dzikir dan Shalawat menggema untuk mendoakan Presiden RI Prabowo Subianto dan Gibran Raka Buming Raka di Kabupaten Sukabumi, Rabu (12/03/2025).
Acara tersebut sekaligus melaunching Yayasan Merah Putih 08 yang merupakan organ pendukung Presiden Prabowo Subianto dan dihelat di Ponpes Al Istiqamah di Jalan Pelabuhan II KM 10 Kampung Kubangjaya, Desa Sirnaresmi Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi.
Ketua Umum Yayasan Merah Putih 08, Sihabudin menjelaskan, Dzikir dan Shalawat ini diikuti dari kalangan dengan beragam latarbelangkang masyarakat di Nusantara. Tujuannya, selain mendoakan untuk kesehatannya juga sebagi bentuk dukungan nyata atas semua program Presiden dalam membela rakyat kecil, yang telah dituangkan dalam 8 Program Unggulan Asta Cita.

“Salah satu support yang diberikan kepada Presiden Prabowo adalah dengan mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia untuk berdoa dalam rangka keselamatan negeri dan bangsa Indonesia. Dan tentunya, program-program itu harus didukung penuh oleh seluruh elemen dan lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia menerangkan, banyak program yang bagus dalam Asta Citanya Bapak Prabowo. Maka, oleh karena itu tentu wajib mendukung semua programnya agar bisa tercapai sesuai harapan.
“Maka, sangat penting dukungan dari berbagai elemen masyarakat untuk suksesi Asta Cita. Oleh karena itu Kami menyerukan dan mengajak kepada ratusan juta rakyat Indonesia untuk mendoakan Bapak Presiden Prabowo, agar sukses menuntaskan semua programnya,” imbuhnya.

Sekretaris Dewan Pimpinan Pusat Relawan Gerakan Persatuan Nasional (DPP GPN08) ini menambahkan, bentuk doa yang dipanjatkan tersebut bisa dilakukan secara personal maupun secara berjamaah di majelis-majelis. Seperti yang dicontohkan oleh Yayasan Merah Putih 08 yang sudah membentuk “Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto”.
Di Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto, selalu mendoakan 3 hal penting untuk negeri ini, yaitu; Doa dan Shalawat untuk kesehatan, keselamatan, panjang umur serta dijauhkan dari marabahaya Presiden Prabowo Subianto; Doa dan Shalawat untuk kelancaran, kesuksesan, dan keberkahan program Asta Cita; serta Doa dan Shalawat untuk negeri aman, damai dan sejahtera, “Baldatun Thoyyibatun Warabbun Ghofur”.
Untuk itu, Budi, sapaan karib Sihabudin ini berharap apa yang telah dilakukan oleh GPN08 tersebut bisa diikuti oleh elemen masyarakat yang lain. Bentuknya seperti apapun, yang jelas harus ada keterikatan bathin antara rakyat dengan Presiden.
“Sebagai bentuk dukungan mari kita ketuk pintu langit dengan cara berdoa dan bershalawat. Caranya sesuai dengan kepercayaan dan keyakinan masing-masing. Kami harap kebiasaan dan cara baik seperti ini bisa diikuti oleh semuanya,” tandasnya.

Sementara itu salah satu pendiri Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto, Aam Abdul Salam mengatakan, kehadiran Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto, merupakan sebuah ikhtiar untuk memberikan energi positif kepada Presiden sebagai Kepala Negara Sekaligus Kepala Pemerintahan.
“Majelis Dzikir dan Shalawat ini harus menjadi bagian penting untuk menyalurkan energi positif kepada Pak Prabowo. Dimana beliau sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan harus memiliki energi positif dalam mengolah negara ini,” kata Aam.
“Banyak program-program unggulan yang telah dicetuskan oleh Presiden dalam Asta Citanya. Semuanya harus didukung untuk mewujudkan dan membawa masyarakat yang sejahtera. Caranya banyak, salahsatunya Dzikir dan Shalawat ini,” tutup Aam.
Hadir dalam kesempatan itu di antaranya, Kepala Rumah Tangga KePresidenan Hambalang, Dedy Safrizal; Mayjen TNI (purn) Dr. (Hc). Herwin Suparjo, S. Sos, SH; Pendiri Yayasan Merah Putih 08, R. Deni Koswara Kusumadinata, Perwaklian Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi, Jajaran DPN, dan tamu undangan lainnya.
Redaktur: Ujang Herlan












