Awal Tahun 2025, Diskan Dukung Regenerasi Petani Sektor Perikanan

Sabtu, 25 Januari 2025 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat meluncurkan Program Regenerasi Petani dalam menghadapi tantangan krisis pangan dan penurunan jumlah petani.

Program ini tidak hanya menargetkan sektor pertanian, tetapi juga sektor perikanan dan kehutanan, dengan menekankan pentingnya teknologi, inovasi, dan kolaborasi sebagai fondasi keberlanjutan.

Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi turut berperan aktif dalam implementasi program ini. Kepala Dinas Perikanan, Nunung Nurhayati, menegaskan bahwa sektor perikanan memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan dan harus menjadi salah satu prioritas dalam regenerasi petani.

Nunung menjelaskan bahwa salah satu langkah penting dalam mendukung regenerasi petani di sektor perikanan adalah meningkatkan komunikasi antara pengelola program dan peserta. Hal ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan program sekaligus menciptakan sinergi yang lebih baik.

“Ke depan, penting untuk mengadakan lokakarya yang melibatkan pengelola program dan peserta. Disitu kita bisa berbagi pengalaman dan strategi yang dapat meningkatkan efektivitas program, terutama di sektor perikanan,” jelas Nunung.

Ia juga menyoroti pentingnya identifikasi ulang terhadap keaktifan peserta program. Menurutnya, kemitraan yang lebih kuat antara peserta dan pengelola akan mendorong terciptanya sistem perikanan yang lebih berkelanjutan dan inovatif.

Nunung berharap bahwa Program Regenerasi Petani tidak hanya mampu meningkatkan jumlah petani aktif, tetapi juga menarik minat generasi muda untuk terlibat dalam sektor perikanan.

Dengan dukungan teknologi modern dan pelatihan berkelanjutan, generasi muda dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan produktivitas perikanan di Kabupaten Sukabumi.

“Program ini bukan hanya tentang jumlah, tetapi juga tentang kualitas. Kita ingin menciptakan petani dan nelayan yang tidak hanya terampil, tetapi juga inovatif dalam memanfaatkan sumber daya yang ada,” tambahnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

25 Juli Jadi Penentu, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua KNPI Palabuhanratu
KNPI Minta Perusahaan Bersinergi, Tekan Pengangguran dengan Mengutamakan Tenaga Kerja Lokal Sukabumi
Kejar Target Presiden, Sukabumi Ubah Cara Bertani: Dari Sawah Konvensional ke Pertanian Modern
PLARA FEST 2026 Siap Hidupkan Palabuhanratu, 20 Sanggar Seni hingga Remember of Today Tampil
Retribusi Rp7.500 per bulan, DLH Sukabumi Tegaskan Pengangkutan Sampah Harus Lewat MOU
IGD Baru RSUD Palabuhanratu Disiapkan, Layanan Darurat Sukabumi Ditarget Lebih Cepat dan Optimal
Jaga Terumbu Karang hingga Biota Laut, Indonesia Power Perkuat Komunitas PENYU
HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:38 WIB

25 Juli Jadi Penentu, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua KNPI Palabuhanratu

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:08 WIB

KNPI Minta Perusahaan Bersinergi, Tekan Pengangguran dengan Mengutamakan Tenaga Kerja Lokal Sukabumi

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:50 WIB

Kejar Target Presiden, Sukabumi Ubah Cara Bertani: Dari Sawah Konvensional ke Pertanian Modern

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:37 WIB

PLARA FEST 2026 Siap Hidupkan Palabuhanratu, 20 Sanggar Seni hingga Remember of Today Tampil

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:31 WIB

Retribusi Rp7.500 per bulan, DLH Sukabumi Tegaskan Pengangkutan Sampah Harus Lewat MOU

Berita Terbaru