Dukung Pemenuhan Gizi, Kodim 0622 Operasikan 3 Titik SPPG di Sukabumi

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Komando Distrik Militer (Kodim) 0622 Kabupaten Sukabumi terus komitmen dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dandim 0622, Letkol Kav Andhi Ardana Valerianda, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat tiga titik SPPG yang telah berjalan, yaitu di Kecamatan Warungkiara, Ciracap, dan Waluran.

“Untuk Kecamatan Warungkiara sudah berjalan sejak Januari 2024, sementara Ciracap dan Waluran baru mulai minggu lalu. Setiap dapur SPPG rata-rata dapat menyediakan 3.000 hingga 3.500 porsi makanan per hari untuk anak-anak sekolah, mulai dari TK hingga SMA,” ujar Letkol Kav Andhi, Sabtu (18/1/2025).

Di wilayah Palabuhanratu, satu dapur SPPG sedang dalam tahap persiapan. Dandim memastikan bahwa Kodim 0622 telah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melengkapi peralatan yang diperlukan.

“Jika semua perlengkapan sudah lengkap, kami targetkan dapur sehat di Palabuhanratu bisa berjalan bulan ini. Nantinya, dapur ini juga akan melayani sekitar 3.000 hingga 3.500 porsi per hari, yang sudah diplotkan untuk 15 sekolah di wilayah ini,” jelasnya.

Menurut Dandim, masing-masing wilayah yang memiliki SPPG seperti Warungkiara, Ciracap, Waluran, dan nantinya Palabuhanratu akan mencakup sekitar 15 sekolah.

“Mulai dari TK hingga SMA. Meskipun detailnya saya tidak hafal, tetapi kami sudah memiliki data lengkap mengenai sekolah-sekolah tersebut,” tambahnya.

Sejauh ini, program SPPG berjalan lancar tanpa keluhan dari penerima manfaat maupun pihak dapur. Logistik yang dipasok juga tetap stabil. Dandim menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap kualitas makanan yang disediakan.

“Kami selalu mengingatkan kepala dapur dan ahli gizi di setiap SPPG agar berhati-hati. Pengalaman dari kasus keracunan di Surakarta, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu menjadi pelajaran bagi kami agar kejadian serupa tidak terjadi di Sukabumi,” tegas Letkol Kav Andhi.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah
RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi
Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi
Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi
Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas
Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit
Dua Institusi Bersinergi, Kapolres Sukabumi Kota Sambangi Makodim 0607
Siapa Sangka! Bangunan yang Tampak Kumuh Ini Ternyata Dapur MBG, Warga Mengaku Terkejut

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:42 WIB

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:15 WIB

RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:52 WIB

Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:38 WIB

Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:05 WIB

Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas

Berita Terbaru