Cerita Ibu Siti, Berjuang Demi Kesembuhan Anaknya Melawan Thalasemia di RSUD R Syamsudin Sh

Kamis, 16 Januari 2025 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Siti Nurhasanah, seorang ibu warga Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi menceritakan perjuangannya menemani putri tercinta yang didiagnosis mengalami thalasemia sejak usia 3 bulan.

Saat ini, putrinya yang bernama Adifa Fauzia kini telah berusia 8 tahun dan masih menjalani perawatan di RSUD R Syamsudin Sh atau dikenal RSUD Bunut, untuk sembuh dari penyakit kelainan darah tersebut.

“Kebetulan saya memiliki anak yang mengidap thalasemia dan hal itu baru ketahuan pas anak kena thalasemia ketika usia 3 bulan kurang 2 hari,” ungkap Siti Nurhasanah, melalui akun resmi RSUD R Syamsudin Sh, Kamis (16/01/2025).

Sebagai informasi, thalasemia merupakan penyakit dengan kelainan darah bawaan yang ditandai oleh kurangnya protein pembawa oksigen atau hemoglobin dan jumlah sel darah merah dalam tubuh yang kurang dari normal.

Siti mengatakan, pertama kali mengetahui anaknya didiagnosa thalasemia beberapa tahun lalu yakni saat anaknya menunjukan gejala kelelahan dan pertumbuhan yang lambat.

“Awal pertamanya ketika kena thalasemia saya merasa syok sekali karena tidak menyangka bahwa anak saya mengidap penyakit seperti itu, kita datang ke IGD membawa anak kami dan sampai sekarang alhamdulillah kami masih transfusi di RSUD R Syamsudin Sh,” ungkapnya.

Dia mengaku bersyukur selama menjalani perawatan di RSUD Bunut belum menemui kendala dalam masa penyembuhan sang putri. Siti pun menyampaikan terimakasih kepada pendonor darah dan pihak rumah sakit yang telah memberikan pelayanan terbaik bagi putrinya.

Siti berharap, putrinya bisa segera sembuh dari thalasemia dan kembali sehat sehingga bisa beraktivitas seperti anak-anak seusianya.

“Selama ini dari usia anak kami dari 3 bulan itu sudah sampai 130 kali transfusi kalau tidak salah, dan alhamdulillah sampai saat ini belum, bahkan jangan sampai ada keluhan penyakit yang lain yang diderita oleh putri kami tercinta,” ucapnya.

“Mudah-mudahan ada keajaiban dari Allah SWT. Selebihnya saya ucapkan terimakasih banyak atas semua kebaikan baik itu para pendonor maupun pelayanan yang ada di rumah sakit RSUD Syamsudin ini,” sambung dia.

Reporter: Fira AFS I Redaktur: Ahmad Fikri

Berita Terkait

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Doni Damara Tawarkan Wajah Baru KNPI Bantargadung, Dari Wirausaha hingga Literasi Digital
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban
Arus Balik Libur, Jalur Sukabumi–Bogor Macet Parah

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:12 WIB

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:33 WIB

Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:23 WIB

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Senin, 13 Juli 2026 - 16:28 WIB

Doni Damara Tawarkan Wajah Baru KNPI Bantargadung, Dari Wirausaha hingga Literasi Digital

Berita Terbaru