Akses Mulai Terbuka, Polres Sukabumi Salurkan Bantuan ke Daerah Terisolir

Senin, 9 Desember 2024 - 05:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Polres Sukabumi mulai menyalurkan bantuan ke daerah-daerah yang terisolir seperti salah satunya di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Minggu (08/12/2024).

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian melalui Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri mengatakan, bantuan tersebut berupa bahan makanan ke Desa/Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

“Bantuan ini langsung diterjunkan ke Kantor Desa untuk dibagikan kepada warga terdampak. Karena sudah beberapa hari mereka terisolir dampak akses putus akibat longsor,” kata Ali, Minggu (08/12/2024).

Anggota Polres Sukabumi pun harus melewati beberapa longsoran besar yang masih dalam kondisi licin untuk menuju ke Desa Ciemas. Saat akses sudah mulai terbuka, AKP Ali Jupri pun berinisiatif untuk menerjunkan bantuan ke desa tersebut.

Banjir dan longsor pun meluluhlantakkan beberapa bangunan infrastruktur seperti jembatan penyeberangan dan jalan. Meski menghadapi medan yang cukup terjal namun bantuan akhirnya bisa tersampaikan secara langsung.

“Alhamdullilah bantuan bisa sampai secara langsung dan langsung diterima oleh kepala desa,” tutup Ali.

Data dari Kecamatan Ciemas pada Minggu (08/12/2024), dari 7 desa di Kecamatan Ciemas sedikitnya 1.355 Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana banjir bandang, longsor dan angin kencang yang terjadi pada Rabu (04/12/2024) lalu dimana seorang lansia atas nama Dadang (65) warga Kampung Ciemas RT. 004/RW. 001 Desa/Kecamatan Ciemas meninggal dunia akibat banjir.

Redaktur: A. Fikri

Berita Terkait

Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir
Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk
Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas
Cut and Fill di Cikembar Dikeluhkan, Warga Soroti Debu dan KebisinganĀ 
Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas

Berita Terbaru