Wakili Jabar, Sukabumi Violin Bakal Tampil di Festival Musik Orkestra Nasional IOEF 2024

Selasa, 12 November 2024 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sukabumi Violin Community, binaan Rumah Inspirasi bakal tampil dalam Indonesia Orchestra and Ensemble Festival (IOEF) yang diselenggarakan di Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada 15 November 2024 mendatang.

Ketua Sukabumi Violin Community, Dendi Kusmayadi mengatakan, dalam konser tingkat nasional ini, ada kurang lebih 13 daerah dari setiap provinsi yang akan tampil. Sukabumi Violin Community sendiri mewakili provinsi Jawa Barat dalam konser ini.

Dalam konser tersebut, Sukabumi Violin Community akan menyuguhkan konsep lagu daerah yang diaransemen dengan musik orkestra. Lagu yang akan dibawakan yakni Suwe Ora Jamu dan Anak Gembala.

“Di sana temanya budaya nusantara juga, jadi kita pilih lagu yang gak terlalu ribet juga, jadi karena waktunya mepet jadi mengkondisikan lagunya dengan oh ternyata itu sangat mudah sekali. Dua lagu, kita membawakan lagu Suwe Ora Jamu sama Anak Gembala,” ujar Dendi saat ditemui, Selasa (12/11/2024).

Pihaknya menyiapkan 25 personel orkestra yang akan tampil. Persiapan telah dilakukan dalam seminggu terakhir.

“Sudah seratus persen karena kita sudah aman. Harapannya semoga kita disana performnya tampil yang terbaik aja,” ungkapnya.

Sukabumi Violin Community juga akan tampil dengan menggunakan baju batik sebagai ciri khas Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) asal Indonesia yang diakui oleh UNESCO. Pihaknya akan tampil dipimpin oleh konduktor belia Ghaisani Insyira yang masih berusia 19 tahun.

“Kebetulan baru banget baru pertama sekarang mungkin perdana di IOEF di event-event luar baru sekarang,” ucap Ghaisani.

Dia bersama timnya telah mempersiapkan dengan maksimal untuk konser IOEF tersebut. Grup orkestra yang dipimpinnya nanti merupakan kalangan pelajar.

“Kalau jadi dirigen itu emang dari SD karena paduan suara itu, SMP juga, di SMK itu langsung terjun ke alat musiknya. Sekarang terjun lagi ke orchestra,” tuturnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk
BPR Sukabumi Terus Berinovasi, SIMPEN Jadi Jembatan Layanan Perbankan yang Lebih Mudah
Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah
Matangkan Aksi Damai di Lapangan Merdeka, Pemilik Dapur hingga Penerima Manfaat MBG Gelar Pertemuan
Sukseskan Gerakan Peduli Gizi, Kepala SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 Nyatakan Dukung Aksi Damai MBG
Kawal Keberlanjutan Program, Koordinator SPPG MBG Cibadak Dukung Aksi Damai di Lapang Merdeka

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:10 WIB

MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:35 WIB

DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk

Rabu, 24 Juni 2026 - 05:57 WIB

BPR Sukabumi Terus Berinovasi, SIMPEN Jadi Jembatan Layanan Perbankan yang Lebih Mudah

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:49 WIB

Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah

Berita Terbaru

OPINI

Gizi Rakyat atau Gizi Oligarki?

Rabu, 24 Jun 2026 - 17:29 WIB