DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi menargetkan 6.810 akseptor dalam program Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Serentak yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-75 tahun 2026.

Program yang berlangsung sejak 30 April 2026 tersebut menempatkan layanan KB Pasca Persalinan (KBPP) sebagai fokus utama. Dari total target yang ditetapkan, sebanyak 4.126 akseptor berasal dari KBPP, sementara 2.684 lainnya merupakan akseptor non-KBPP.

Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang, mengatakan strategi ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keluarga sejak masa pasca melahirkan.

“KB Pasca Persalinan menjadi salah satu langkah efektif untuk menjaga kesehatan ibu dan anak sekaligus mendukung perencanaan keluarga yang lebih baik,” ujarnya.

Pelayanan serentak yang dilaksanakan bekerja sama dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) tersebut dipusatkan di TPMB Bidan Elma, Kecamatan Cicantayan sebagai lokasi launching tingkat kabupaten.

DPPKB juga memberikan perhatian khusus terhadap penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yang dinilai lebih efektif dalam mendukung pengendalian penduduk. Untuk kategori KBPP, target MKJP dan non-MKJP masing-masing ditetapkan sebanyak 2.063 akseptor.

Sementara pada kategori non-KBPP, target MKJP sebanyak 194 akseptor dan non-MKJP sebanyak 2.490 akseptor.

April 2026, capaian awal Kabupaten Sukabumi tercatat sebanyak 314 akseptor atau sekitar 4,61 persen dari target. Angka tersebut berada di atas rata-rata capaian Jawa Barat yang baru mencapai 2,88 persen.

Eka optimistis target yang ditetapkan dapat tercapai mengingat pelayanan masih berlangsung dan didukung penuh oleh para bidan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi.

“Dukungan bidan sangat penting karena mereka menjadi ujung tombak pelayanan KB di masyarakat. Kami optimistis partisipasi masyarakat akan terus meningkat hingga akhir pelaksanaan program,” pungkasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
BPR Sukabumi Terus Berinovasi, SIMPEN Jadi Jembatan Layanan Perbankan yang Lebih Mudah
Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah
Matangkan Aksi Damai di Lapangan Merdeka, Pemilik Dapur hingga Penerima Manfaat MBG Gelar Pertemuan
Sukseskan Gerakan Peduli Gizi, Kepala SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 Nyatakan Dukung Aksi Damai MBG
Kawal Keberlanjutan Program, Koordinator SPPG MBG Cibadak Dukung Aksi Damai di Lapang Merdeka
Respons Aksi Damai MBG, Korwil BGN Sukabumi: Ini Bukti Masyarakat Peduli Masa Depan Anak Bangsa
Bukan Asal Pilih, Ini Alasan Kampung Tapos Jadi Lokasi KDMP Cipanengah

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:35 WIB

DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:49 WIB

Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah

Senin, 22 Juni 2026 - 22:24 WIB

Matangkan Aksi Damai di Lapangan Merdeka, Pemilik Dapur hingga Penerima Manfaat MBG Gelar Pertemuan

Senin, 22 Juni 2026 - 15:35 WIB

Sukseskan Gerakan Peduli Gizi, Kepala SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 Nyatakan Dukung Aksi Damai MBG

Berita Terbaru

HEADLINE

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Rabu, 24 Jun 2026 - 10:58 WIB