JURNALSUKABUMI.COM – Sejumlah perwakilan pemilik dapur, penyuplai (supplier), hingga penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggelar pertemuan intensif di salah satu hotel di kawasan Jalan Surya Kencana, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Senin (22/06/2026) malam.
Pertemuan tersebut sengaja dilakukan guna mematangkan persiapan aksi damai dan doa bersama yang rencananya akan dipusatkan di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi pada Rabu, 24 Juni 2026 mendatang.
Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi,Yandra
Utama Sentosa, mengungkapkan bahwa agenda malam ini melibatkan seluruh elemen yang bersentuhan langsung dengan program MBG. Menurutnya, konsolidasi ini sangat penting untuk menyamakan persepsi agar pergerakan massa di lapangan nanti berjalan tertib dan kondusif.
“Malam ini kami kumpul untuk mematangkan teknis di lapangan. Kami ingin memastikan bahwa aksi hari Rabu nanti adalah aksi yang super damai. Fokus utama kita adalah mengetuk hati semua pihak melalui doa bersama di Lapangan Merdeka,” ujar Yandra kepada jurnalsukabumi.com di lokasi pertemuan.
Yandra menambahkan, gerakan ini murni merupakan dorongan moral dari arus bawah. Pihaknya ingin program MBG yang melibatkan hajat hidup pemilik dapur lokal, penyuplai bahan baku, hingga masyarakat penerima manfaat, ke depannya bisa berjalan lebih optimal, transparan, dan berkeadilan.
Di tempat yang sama, Tim Hukum Perwakilan MBG, M. Raffi Nasution, S.H. didampingi Andri Yules, S.H., dan Resal Gunawan Pamungkas, S.H., menegaskan bahwa rencana aksi penyampaian pendapat di muka umum ini sepenuhnya legal dan konstitusional. Pihaknya mengaku telah melayangkan surat pemberitahuan resmi kepada aparat kepolisian setempat.
“Dari sisi legalitas, semua prosedur sudah kami tempuh. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak berwajib agar kegiatan doa bersama ini mendapat pengawalan yang semestinya. Kami mengimbau kepada seluruh peserta yang hadir nanti untuk tetap menjaga ketertiban umum dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu liar,” tegas Raffi.
Pantauan di lokasi hingga larut malam, pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menghasilkan sejumlah poin kesepakatan penting, mulai dari pembagian teknis koordinator lapangan, estimasi jumlah massa yang akan memadati Lapangan Merdeka, hingga komitmen bersama untuk menjaga kebersihan dan fasilitas publik selama aksi berlangsung.
Redaktur: Ujang Herlan












