Korban Terakhir Ombak Besar Tegalbuleud, Jasad Dede Yusuf Berhasil Ditemukan

Jumat, 18 Oktober 2024 - 15:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dede Yusuf, seorang mahasiswa asal Kampung Ranca Herang, Desa Buniasih, yang hilang saat memancing di pantai, akhirnya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

Korban yang juga berprofesi sebagai nelayan berusia 28 tahun ini, terjatuh ke laut setelah dihantam ombak besar pada Rabu, 16 Oktober 2024 di dermaga tambang pasir besi PT SBP.

Pada Jumat pagi (18/10/2024), pukul 07.00 WIB, jasad Dede Yusuf ditemukan di pesisir Pantai Rancagempol-Muara Cisokan, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur. Penemuan ini berawal dari laporan masyarakat nelayan setempat yang melihat sosok korban tergeletak di pinggir pantai.

“Dede Yusuf ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi tanpa busana. Jenazah segera dievakuasi untuk dilakukan proses identifikasi lebih lanjut dan diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Kasatpolairud Polres Sukabumi, AKP Tenda Sukendar.

Peristiwa nahas ini terjadi di bekas dermaga tambang pasir besi PT Sumber Baja Prima (SBP) di Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud.

Saat kejadian, Dede Yusuf tengah memancing di dermaga ketika ombak besar menghantam, menyebabkan korban terjatuh ke laut.

“Tim SAR gabungan telah melakukan pencarian intensif selama dua hari sebelum jasad Dede akhirnya ditemukan,” tuturnya.

Dari 3 orang korban laka laut akibat di hantam ombak besar, akhirnya seluruhnya dapat ditemukan dengan kondisi meninggal dunia.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi
Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir
Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk
Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas
Cut and Fill di Cikembar Dikeluhkan, Warga Soroti Debu dan Kebisingan 

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir

Berita Terbaru