JURNALSUKABUMI.COM – Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Sukabumi terus memantapkan langkahnya untuk menghadapi tantangan era digital yang semakin berkembang pesat.
Direktur Utama BPR Sukabumi, Udung, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk beradaptasi dengan perubahan teknologi, khususnya dalam menghadapi persaingan dari layanan pinjaman online (pinjol) yang semakin marak.
“Tantangan besar bagi BPR hari ini adalah digitalisasi, terutama dengan munculnya pinjaman online dan layanan keuangan berbasis digital lainnya. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk meningkatkan layanan digital agar tetap relevan dan dapat bersaing di industri keuangan,” ujar Udung, Kamis (17/10/2024).
Udung menambahkan, dalam menghadapi tahun 2025 yang tinggal beberapa bulan lagi, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan seluruh kepala cabang untuk menyusun langkah strategis. Tujuannya adalah memastikan BPR Sukabumi terus maju, berkembang, dan semakin kuat.
“Kami telah membuat komitmen bersama dengan para kepala cabang, agar BPR di masa mendatang lebih maju, lebih baik, dan lebih kuat. Fokus utama kami adalah meningkatkan pelayanan, terutama di sektor kredit dan pembiayaan untuk UMKM,” jelasnya.
Menurut Udung, UMKM merupakan pilar penting dalam perekonomian daerah. Oleh karena itu, setiap cabang BPR Sukabumi diharapkan memiliki program pembinaan khusus bagi UMKM di wilayahnya masing-masing. Langkah ini sejalan dengan visi dan misi BPR untuk berperan aktif dalam meningkatkan perekonomian daerah.
“Tujuan utama BPR adalah mendukung perekonomian lokal, dan salah satu cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan memperkuat sektor UMKM. Kami berkomitmen agar setiap cabang memiliki program pembinaan UMKM yang berkelanjutan,” tambahnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












