Sejahtera Mimpi Belaka! Rozak Daud: Kedua Paslon Bupati di Sukabumi ‘Kaku’ Soal Agraria

Rabu, 9 Oktober 2024 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ketua Serikat Petani Indonesia (SPI) Sukabumi Raya, Rozak Daud menganggap reforma agraria belum ditempatkan sebagai fondasi pembangunan untuk kepemimpinan Kabupaten Sukabumi yang akan datang.

Anggapan tersebut berdasarkan dari agenda reforma agraria yang ada dalam visi misi para kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi yang akan berebut suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

“Kita melihat kedua paslon sangat kaku membaca persoalan agraria sehingga tidak ada yang menjadikan agraria menjadi misi utama pemerintahan ke depan. Padahal potensi agraria di Sukabumi sangat besar menjadi sumber kehidupan masyarakat dan menjadi pendapatan daerah,” tegas Rozak Daud, kepada Jurnalsukabumi.com, Rabu (9/10/2024).

Padahal pemerintah telah menetapkan Perpres No. 62 Tahun 2023, sebelumnya ada Perpres Nomor 86 Tahun 2018. Perpres ini mengatur strategi-strategi yang akan dilakukan, yaitu: Legalisasi aset, Redistribusi tanah, Pemberdayaan ekonomi subjek Reforma Agraria (RA), Partisipasi masyarakat.

Dalam perpres tersebut diatur juga tentang kelembagaan yang mana bupati sebagai Ketua Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) tingkat kabupaten, Tugasnya mengoordinasikan penyediaan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) dalam rangka penataan aset, sumber melakukan pemetaan sosial, memverifikasi memberikan usulan dan rekomendasi tanah sekaligus ditetapkan sebagai TORA oleh menteri.

“Jadi jangan kaku memahami masalah pertanahan memang kewenangan pemerintah pusat untuk penetapannya tetapi teknisnya adalah tugas pemerintah daerah. Bagaimana pemerintah pusat bisa mengeksekusi masalah agraria kalau pemerintah daerah melalui GTRA tidak ada niatan untuk merencanakan dalam program daerah,” imbuhnya.

Lanjut Rozak Daud, dan dalam perpres juga diatur tentang sumber pendanaan bisa dari APBN dan bisa dari APBD. Artinya secara konstitusi telah diberikan ruang yang terbuka untuk kepala daerah menata persoalan pertanahan serta mengangarkan pembiayaannya. Bahkan Tugas-tugas itu selama ini telah dikerjakan oleh organisasi tani tapi kurang mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah.

“Kalau agraria tidak masuk dalam visi misi utama paslon, maka kesejahteraan rakyat itu hanya mimpi belaka. Artinya tidak punya niatan yang tinggi untuk mensejahterakan rakyat. Memang ini soal keberanian dari calon. Kalau berani melakukan penataan agraria secara adil kepada rakyat maka akan berhadapan dengan pemilik modal,” jelasnya.

Bahakn, dirinya menilai tidak akan tercapai secara utuh visi misi itu sebagai target pembangunan kalau persoalan mendasar rakyat berkaiatan agraria tidak masuk dalam misi besar paslon. Peningkatan IPM itu tidak terlepas dari daya beli, daya beli akan tinggi kalau rakyat memiliki penghasilan, bisa memberi makan keluarga yang cukup dan bergizi, menyekolahkan anak di situlah standar IPM meningkat.

“Setelah ada kepastian hak atas tanah, rakyat bayar pajak menjadi pendapatan daerah dari pada HGU yang tidak aktif berarti pajak pun tidak ada. Ini bukan hanya soal kemauan dan niat tapi soal keberanian mengambil langkah yang tepat untuk kesejahteraan walaupun berhadapan dengan pemilik modal,” tutup Rozak Daud.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Perahu Nelayan Hampir Tenggelam di Perairan Palabuhanratu, Ikan Pepetek Berhamburan
Dugaan Peras Poktan, Pria Ngaku KPK Jabar Terancam 9 Tahun Kurungan 
Dari Surade ke Panggung Asian Games 2026, Siti Dalfa Bawa Jaipong Sukabumi ke Jepang
Diduga Peras Kelompok Tani, Pria Ngaku KPK Jabar Ditangkap Polisi
60 Motor Jadi Barang Bukti, Polres Sukabumi Bongkar 6 Kelompok Sindikat Curanmor
Terungkap! Dugaan Pelecehan Siswi PKL Bermula Saat Karaoke
Status Jabatan Dicopot, Pelaku Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi Resmi Ditahan 
Dari Balik Semak, Warga Cisolok Temukan Jenazah Perempuan di Bawah Pohon Pisang

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:07 WIB

Perahu Nelayan Hampir Tenggelam di Perairan Palabuhanratu, Ikan Pepetek Berhamburan

Rabu, 23 September 2026 - 15:28 WIB

Dugaan Peras Poktan, Pria Ngaku KPK Jabar Terancam 9 Tahun Kurungan 

Senin, 21 September 2026 - 12:48 WIB

Dari Surade ke Panggung Asian Games 2026, Siti Dalfa Bawa Jaipong Sukabumi ke Jepang

Sabtu, 19 September 2026 - 14:49 WIB

Diduga Peras Kelompok Tani, Pria Ngaku KPK Jabar Ditangkap Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 13:13 WIB

60 Motor Jadi Barang Bukti, Polres Sukabumi Bongkar 6 Kelompok Sindikat Curanmor

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam