Wow! Mobil Hias DLH Curi Perhatian di Karnaval Sukabumi Suka Bunga

Minggu, 8 September 2024 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Karnaval Sukabumi Suka Bunga tahun ini menghadirkan berbagai atraksi menarik, namun salah satu yang paling mencuri perhatian adalah mobil hias dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi.

Dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, Prasetyo, mobil hias ini menampilkan pemandangan catchment area yang menggambarkan pentingnya pengelolaan sumber daya air untuk kelangsungan hidup manusia.

Catchment area, atau wilayah penangkapan air, digambarkan dengan indah melalui aliran air yang mengalir dari pegunungan menuju sungai dan sawah, melambangkan keseimbangan antara konservasi lingkungan dan pemanfaatan air secara bijak.

Di bagian depan mobil hias, tampak air terjun mini yang mengalir di tengah pegunungan, dikelilingi bunga-bunga segar asli Sukabumi, menjadi simbol pariwisata alam yang tak ternilai dan harus dilestarikan.

Prasetyo menjelaskan bahwa tampilan ini tidak hanya sekadar pajangan, tetapi membawa pesan mendalam tentang pentingnya menjaga lingkungan dan memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan.

“Mobil hias ini merepresentasikan keindahan dan keberlanjutan catchment area, yang menjadi penopang utama bagi pertanian, kehidupan masyarakat, serta industri di Sukabumi,” ujar Prasetyo.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kehadiran air terjun dan pegunungan pada mobil hias merupakan simbol dari pariwisata alam Sukabumi yang indah dan berpotensi besar. Bunga-bunga segar yang menghiasi mobil bukan hanya sekadar hiasan, tetapi juga melambangkan keanekaragaman hayati yang harus dijaga bersama. Dengan hiasan tersebut, DLH ingin menunjukkan bagaimana keseimbangan antara konservasi dan pengembangan pariwisata berkelanjutan bisa diwujudkan.

Pada bagian lain dari mobil hias, terlihat pula pemukiman perdesaan dan industri yang menggambarkan kawasan agroindustri Sukabumi. Ini menunjukkan bagaimana masyarakat memanfaatkan sumber daya alam dengan bijak untuk menghasilkan produk pertanian bernilai ekonomi tinggi, namun tetap berkelanjutan.

“Catchment area sangat penting, bukan hanya untuk pertanian, tetapi juga untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi pemukiman dan industri. Oleh karena itu, kami ingin mengajak semua pihak untuk menjaga area ini dengan sebaik-baiknya,” tegas Prasetyo.

Mobil hias DLH Sukabumi ini mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan aktif dalam menjaga lingkungan.

“Melalui Festival Sukabumi Suka Bunga ini, mari kita bersama-sama melanjutkan gaya hidup ramah lingkungan dan berkontribusi dalam menjaga catchment area serta mengembangkan agroindustri dan pariwisata yang berkelas dunia,” tambah Prasetyo.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Sepakan Perdana Letkol Inf Beny Syafri Resmi Buka Turnamen Dandim Cup Kota Sukabumi 2026
Anggaran Kebersihan dan Obat RSUD Palabuhanratu Disorot, Ini Penjelasannya!
Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Wujudkan Kebersamaan dengan Olahraga Bersama di Tapal Batas
Kemarau Berkepanjangan, Petani di Bojonggenteng Tunda Tanam Padi Beralih ke Palawija
Bakal Hadir di Jampangkulon, Sirkuit Cibayawak Disiapkan Jadi Kawah Candradimuka Crosser Sukabumi
Dandim 0607 Kota Sukabumi: Kenaikan Pangkat Adalah Amanah, Tingkatkan Integritas dan Pengabdian
DLH Ajak Warga Kurangi Sampah dari Rumah, Kebiasaan Kecil Dinilai Jadi Kunci Atasi Persoalan Lingkungan
Dinas Perikanan Sukabumi Soroti Anomali Aturan BBL, Potensi Besar Nelayan Dinilai Terhambat Regulasi

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:39 WIB

Sepakan Perdana Letkol Inf Beny Syafri Resmi Buka Turnamen Dandim Cup Kota Sukabumi 2026

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:25 WIB

Anggaran Kebersihan dan Obat RSUD Palabuhanratu Disorot, Ini Penjelasannya!

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:47 WIB

Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Wujudkan Kebersamaan dengan Olahraga Bersama di Tapal Batas

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:48 WIB

Kemarau Berkepanjangan, Petani di Bojonggenteng Tunda Tanam Padi Beralih ke Palawija

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:31 WIB

Bakal Hadir di Jampangkulon, Sirkuit Cibayawak Disiapkan Jadi Kawah Candradimuka Crosser Sukabumi

Berita Terbaru