Kasus Pembobolan Kaca Mobil di Pool Damri, Korban Merugi Ratusan Juta

Senin, 22 Juli 2024 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Peristiwa pencurian dengan modus bobol kaca mobil terjadi di Jalan KH. Sanusi Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, tepatnya di Pool Damri, Senin (22/7/2024).

Informasinya, mobil itu merupakan milik Supervisor Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Cibolang, Cecep Gunawan (36). Kasus tersebut bermula saat korban melaju dari arah Cibolang menuju Bank Mandiri yang berlokasi di Jalan Sudirman, Kota Sukabumi.

Saat kejadian, korban membawa kendaraan jenis Toyota Avanza dengan nomor polisi B 1543 BYE. Dalam perjalanan, korban sudah curiga jika ia dibuntuti lantaran ban mobilnya tiba-tiba kempes di daerah Cigunung, Cisaat. Saat itu, dia pun meminta pengawas SPBU agar ikut mendampingi.

“Saya mau setor ke bank dari SPBU Cibolang setor ke Sudirman. Pas di jalan itu jam 10:15 WIB lebih Polsek Cisaat ban mobil saya tiba-tiba kempes. Cuma saya nggak berani turun karena bawa uang, saya kepinggir dan telepon pengawas,” kata Cecep di lokasi kejadian.

Cecep mengaku mulai curiga ketika memeriksakan kendaraannya lalu mendapati sebuah paku tajam menancap pada ban mobil. Dia pun melanjutkan perjalanan sedangkan pengawas kembali ke kantor SPBU.

Kemudian, dia mendatangi kantor Pool Damri dengan maksud meminta pembayaran solar untuk disetorkan ke bank Mandiri.

“Setelah saya masuk ke kantornya, di luar ada yang teriak maling dan tidak sempat curiga awalnya. Saat dipastikan, ternyata betul uang untuk setor senilai Rp490 jutaan digasak maling itu,” jelasnya.

Dia mengatakan, peristiwa perampokan itu berlangsung kurang dari lima menit. Maling diduga merusak kaca mobil di bagian belakang.

“Sudah lapor Polsek Gunungpuyuh, saya juga sudah lapor ke pusat (Pertamina) dan lapor ke Polda Jawa Barat,” ujarnya.

Sementara itu, saksi mata, Tata Daryata (65) mengatakan, saat kejadian dugaan pencurian terjadi, dia melihat empat orang pria di depan Pool Damri. Mulanya ia mengira pria tersebut akan naik Damri.

“Ya ada empat orang. Pokoknya yang satu orang tinggi, jalan kaki ke sana (ke dalam pool Damri), dan saya balik lagi keluar,” ujar Tata.

Kemudian, pengendara motor lainnya masuk ke dalam Pool dan memecahkan kaca mobil. Tas berisi uang Rp490 juta itu diambil dan para pelaku langsung melarikan diri.

“Bawa motor gede ke sana masuk, yang pecahin kaca. Lihat sih lihat tapi kan bawa motor langsung kabur. Ke arah Sudirman atau Bhayangkara. Tiga motor, satu motor nunggu di sana, satu motor di depan dan satu motor gede (berboncengan dua orang) yang ke dalam,” tandasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dua Kios Terbakar di Parungkuda, Satu Orang Alami Luka Bakar
HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Berita Terbaru