Wabup Iyos Tekankan Intervensi Tiga Sasaran Utama dalam Pencegahan Stunting di Sagaranten

Kamis, 27 Juni 2024 - 16:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wakil Bupati Sukabumi, H. Iyos Somantri memonitor gerakan intervensi pencegahan stunting secara serentak di wilayah Kecamatan Sagaranten, dengan lokus kegiatan di Posyandu Desa Sagaranten, Kamis (27/6/2024).

Iyos Somantri menekankan pentingnya intervensi pencegahan stunting yang menyasar tiga kelompok utama yaitu ibu hamil, bayi dan balita, serta calon pengantin (Catin).

“Ketika ada balita gizi kurang dan buruk, kita harus segera intervensi. Jika ada ibu hamil kekurangan gizi atau anemia, harus kita intervensi. Begitu juga dengan calon pengantin. Pastikan 100 persen semua sudah mendapat intervensi,” tegas Wabup Iyos.

Wabup Iyos berharap melalui intervensi serentak ini, Kabupaten Sukabumi dapat mencapai target “zero new stunting”, yaitu tidak ada kasus stunting baru.

“Jangan ada stunting yang baru. Khususnya di Sagaranten, kita harus mencapai zero new stunting. Para kader semuanya harus bergerak. Ini untuk menolong anak bangsa, untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat,” ujarnya dengan semangat.

Adapun monitoring ini bertujuan memastikan pelaksanaan intervensi pencegahan stunting terlaksana dengan baik dan lancar. Di Kecamatan Sagaranten sendiri, pelaksanaan intervensi telah dilakukan secara menyeluruh. Bahkan, untuk penimbangan bayi, sudah mencapai 98 persen.

Terlebih, intervensi terhadap ibu hamil bertujuan memastikan mereka mendapatkan asupan gizi yang cukup sehingga dapat melahirkan bayi yang sehat. Sementara itu, intervensi pada bayi dan balita bertujuan mencegah gizi buruk yang dapat menyebabkan stunting.

“Jika kita intervensi sejak awal, kita bisa memastikan anak-anak tumbuh sehat dan kuat. Ini investasi jangka panjang untuk masa depan Kabupaten Sukabumi,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Sukabumi Genjot Agroindustri dan Pariwisata
Sekda Ade Suryaman: Inspeksi SPPG Harus Sesuai Kondisi Riil di Lapangan!
MUI Sukabumi Tekankan Sinergi Ulama dan Aparat untuk Jaga Kondusivitas Wilayah
Bupati Sukabumi Minta Penanganan Bencana Tak Lambat, Koordinasi dan Kecepatan Jadi Kunci
KNMP Ciwaru Berpotensi Jadi Penggerak Ekonomi Pesisir Sukabumi, Ini Rencana KKP
Wabup Buka Suara soal Rencana Berobat Tanpa BPJS, Pemkab Sukabumi Masih Tunggu Petunjuk Teknis
Kabar Baik, Cathlab RSUD Sekarwangi Jadi Harapan Baru Pasien Jantung
Bupati Asep Japar: Layanan Cathlab RSUD Sekarwangi Harus Bisa Diakses Semua Kalangan!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:49 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Sukabumi Genjot Agroindustri dan Pariwisata

Kamis, 5 November 2026 - 19:45 WIB

Sekda Ade Suryaman: Inspeksi SPPG Harus Sesuai Kondisi Riil di Lapangan!

Kamis, 5 November 2026 - 14:36 WIB

MUI Sukabumi Tekankan Sinergi Ulama dan Aparat untuk Jaga Kondusivitas Wilayah

Kamis, 5 November 2026 - 14:32 WIB

Bupati Sukabumi Minta Penanganan Bencana Tak Lambat, Koordinasi dan Kecepatan Jadi Kunci

Rabu, 4 November 2026 - 14:32 WIB

KNMP Ciwaru Berpotensi Jadi Penggerak Ekonomi Pesisir Sukabumi, Ini Rencana KKP

Berita Terbaru